Unsri Perjuangkan Tambahan Kuota Bidik Misi

374
Ilustrasi: kampus Unsri di Indralaya. (FOTO: SS1/NET)

Palembang, SumselSatu.com

Kuota Bidik Misi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang disetujui pusat berjumlah 647 orang. Saat ini, Unsri memperjuangkan agar kuota beasiswa Bidik Misi ditambah menjadi 1.000 orang.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Rektor 3 Unsri Bidang Kemahasiswaan Prof Zulkarnain saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (9/7).

Wakil Rektor 3 Unsri Bidang Kemahasiswaan Prof Zulkarnain. (FOTO: SS1/YANTI)

Zulkarnain menjelaskan, yang lulus tes Bidik Misi dari pusat sekitar 1.400 orang. Ternyata kuota Bidik Misi yang diberikan pusat tahun ini 647 orang. “Kita akan memperjuangkan agar kuota beasiswa Bidik Misi Unsri ditambah.  Kita akan minta kuota Bidik Misi tahun ini minimal 1.000 orang,” ujarnya.

Zulkarnain menuturkan, peserta yang lulus tes beasiswa Bidik Misi akan mengikuti kegiatan belajar di kampus Unsri Indralaya. “Mereka tidak bisa mengajukan pindah ke Unsri Palembang karena di Unsri Indralaya, penerima beasiswa Bidik Misi mendapat asrama,” katanya.

Mengenai biaya asrama, Zulkarnain menuturkan, harganya sangat murah yakni Rp 150 ribu per bulan. “Penerima Bidik Misi wajib asrama selama satu tahun. Setelah itu, mereka bisa menempati apartemen Unsri,” bebernya.

Lebih lanjut Zulkarnain menuturkan, asrama Unsri bisa menampung ribuan mahasiswa. Namun untuk sementara,  asrama untuk mahasiswa baru selama satu tahun. Selanjutnya, diteruskan mahasiswa baru dan begitu selanjutnya dari tahun ke tahun.

“Sekarang kita mau bangun dua rusunawa, agar bisa menampung lebih banyak mahasiswa,” pungkasnya. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here