4000 Anak Miskin di Palembang Kini Punya Laptop

PINJAMAN LAPTOP---Walikota Palembang Ratu Dewa, menepuk kepala seorang siswa SD penerima bantuan laptop pinjaman dan kuota internet gratis, Senin (19/10/2026). Bantuan diberikan kepada anak-anak kategori Desil 1. (FOTO: DISKOMINFO).

Palembang, SumselSatu.com

Seorang siswa Kelas 6 SD memeluk erat laptop yang baru diterimanya. Walikota Palembang Ratu Dewa, menghampiri dan menepuk pundaknya. Momen itu menutup perjalanan panjang Sang Walikota pada Senin (19/10/2026), yang dimulai sejak Pukul 07:30 WIB.

Hari itu, puluhan anak berseragam SD dan SMP Kategori Desil 1 (keluarga sangat miskin) menunggu dengan mata berbinar di gang sempit di belakang Kantor Lurah 1 Ulu dan Jalan Panca Usaha, Jalan Baru. Di tangan mereka, kini ada laptop pinjaman dan kuota internet gratis.

Bantuan ini hasil kolaborasi 2500 unit dari Corporate Social Responbility (CSR) Telkomsel dan 1500 unit dari Dinas Pendidikan. Total 4000 anak hari ini bisa kembali belajar.

“Kebutuhan kita masih banyak. Total ada 11 ribu anak Desil 1 yang butuh. Yang kurang tujuh ribu lagi akan kami  anggarkan di APBD 2026. Insya Allah tidak ada satupun anak Palembang yang tertinggal belajar hanya karena tidak punya laptop,” kata Ratu Dewa.

Sebelum sampai ke sana, orang nomor satu kota tertua di Indonesia ini lebih dulu memilih “ngantor” di jalan. Matahari belum terlalu terik. Tidak ada apel panjang, tidak ada seremoni.

Langkah pertama, ia menghentikan mobil di median tengah Jalan Wahid Hasyim – Rasyid Siddiq, tepat di depan Kantor Camat SU I. Di titik tinjau Kertapati ini, taman-taman baru sedang ditata. Tak lama, ia bergeser ke koridor Jalan A. Yani hingga Panjaitan, wilayah Plaju.

“Kalau tamannya cantik, hati warga yang lewat juga senang. Kota ini wajah kita,” katanya.

Dari urusan mempercantik wajah kota, perjalanan berlanjut ke urusan yang lebih mendesak, yakni napas warga. Di tengah ancaman asap yang kembali menyelimuti sebagian wilayah, Ratu Dewa masuk ke Ruang Aman Asap.

Ia mendatangi Lantai 2 Kantor Camat Sematang Borang, lalu Kantor Lurah Talang Jambe, dua lokasi hasil kolaborasi dengan Relawan KitaBisa. Setelah itu ia memeriksa Puskesmas Talang Jambe dan Puskesmas Talang Betutu.

Di dalam ruangan ber-AC dengan air purifier yang berdengung pelan itu, Ratu Dewa duduk mencoba kursi yang disiapkan untuk balita dan lansia. Saat ini, 42 Puskesmas di seluruh Palembang sudah siaga menjadi Ruang Aman Asap.

“Dari urusan paru-paru kota berupa taman, sekarang kita jaga paru-paru manusianya. Jangan sampai anak-anak kita sesak karena asap,” ucapnya.

Belum sempat beristirahat, Walikota Ratu Dewa kembali bergegas menuju Lorong Garuda 1 untuk memastikan drainase di kawasan tersebut berfungsi sesuai peruntukannya. Di KM 12 dan Lorong Garuda 1, ia jongkok melihat langsung kolam retensi dan anak sungai yang dangkal oleh lumpur. Persiapan pra-musim penghujan tidak bisa ditunda.

“Habis kita jaga udara, sekarang kita jaga air. Kalau drainase mampet, akan berdampak kepada aktivitas warga, karena tidak lama lagi musim hujan akan turun,” tegasnya.

Dari selokan yang berlumpur itulah Ratu Dewa bergerak menuju gang sempit tempat anak-anak menunggu laptop mereka. #fly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here