900 Siswa Ikuti Simulasi ‘Try out’ Masuk UGM

156
Suasana Try Out yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Mahasiswa UGM Sumsel.

Palembang, SumselSatu.com

Sebanyak 900 peserta SMA/SMK sederajat Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti simulasi try out Ikatan Keluarga Mahasiswa UGM Sumsel (Ikagamass). Kegiatan ini guna membekali siswa dalam menghadapi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Gajah Mada (UGM).

Ujian simulasi diadakan secara serentak di dua tempat hari Minggu (21/1/2018), yakni Palembang berjumlah 600 peserta yang dipusatkan di aula Kantor Gubernur Sumsel, dan 300 peserta dilaksanakan di Kabupaten Lahat.

Ketua panitia Try out Ikatan Keluarga Mahasiswa UGM Sumsel Ikagamass, Ahmad Tony Rifai mengatakan, sebanyak 600 peserta dari SMA/SMK yang mengikuti simulasi try out UGM. Dalam ujian try out, di antaranya para siswa memilih 400 peserta untuk Saintek dan 200 peserta untuk Soshum.

“Selama 3 tahun ini peminat siswa kepada UGM menurun, padahal peluang mereka ke sini cukup besar.”
Ahmad Tony Rifai

“Memang dalam ujian try out ini banyak diikuti dari peserta rata-rata kota Palembang. Tapi ada juga beberapa peserta dari Indralaya, Prabuhmulih dan kabupaten lainnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, pada simulasi tahun ini ada 2 tempat yang di adakan, yakni Palembang 600 peserta dan Lahat 300 peserta. “Soal ujian ini kita mendatangkan atau membawa langsung dari Kota Yogyakarta, di mana kerja sama soal tersebut mengajak lembaga bimbingan belajar paling top di kota Yogjakarta yakni bimbingan Neutron,” kata Rifai.

Mengenai jumlah soal simulasi try out sendiri, lanjut Rifai, mencakup  semua mata pelajaran yang ada di SBMPTN,  yakni soshum dan saintec ada 60 soal pilihan ganda, lalu Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) ada 90 soal.

“Di mana pengerjaan ini diberi waktu sampai 165 menit. Setelah mengikuti tes, nanti ada talkshow baik dengan radio dan juga bersama mahasiswa UGM yang berasal dari Sumsel, tentang bagaimana cara hidup jauh dari keluarga, belajar bersama dan bersosialisasi di Yogyakarta,” ungkapnya.

Rifai mengungkapkan, bagi yang sudah ikut try out, tentu mereka mendapatkan sebuah gambaran bagaimana cara tes masuk ke kampus UGM, serta bisa mendapatkan informasi detail mengenai jurusan yang siswa mau.

“Kita melihat jurusan favorit  khusus Soshum kebanyakan Manajemen dan Hukum, dan Saintek kebanyakan memilih Teknik dan Kedokteran. Selama 3 tahun ini peminat siswa kepada UGM menurun, padahal peluang mereka ke sini cukup besar. Dengan adanya try out simulasi tes SBMPTN  bisa lebih banyak peminat yang mau masuk ke UGM,” pungkasnya. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here