Anggaran KONI Sleman Capai Rp23 Miliar, Palembang Kaget

57
IST KUNJUNGAN KERJA-Ketua Umum KONI Palembang saat melakukan kunjungan kerja ke KONI Sleman, Jumat (23/3/2018).

Palembang, SumselSatu.com

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Palembang merasa kaget ketika melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke sejumlah KONI di Pulau Jawa sebagai program peningkatan pembinaan prestasi pada 21-24 Maret 2018.

Pasalnya, di sejumlah KONI di Pulau Jawa mulai dari KONI Malang yang menerima dana hibah Rp10 miliar per tahun dari APBD, KONI Blitar yang tak jauh dari angka tersebut. Pun juga KONI Sleman yang mendapatkan anggaran APBD sebanyak Rp7,5 miliar hingga Rp23 miliar.

Pun juga soal strategi pembinaan atlet melalui kompetisi. Ada yang memulai dari multievent level desa hingga kabupaten dan provinsi. Guna melakukan pembelajaran lebih dalam, pengurus KONI Kota Palembang melakukan kunjungan kerja agar bisa mengaplikasikan ilmu dan strategi Pulau Jawa ke Bumi Sriwijaya

“Jadi selain ini menjadi kunjungan pembinaan prestasi, soal anggaran juga turut mensosialisasikan Asian Games 2018,” ujar Ketua Umum KONI Palembang Ir Suparman Romans saat kunjungan ke KONI Sleman, Jumat (23/3/2018).

Lanjut Suparman, bahwa kunjungan marathon ini juga sekaligus menjadi kunjungan balasan sebagaimana sebelumnya KONI Palembang telah menerima sembilan kunjungan dari berbagai KONI di Indonesia. Sehingga diharapkan, melalui kunker ini membuat pembelajaran untuk bagaimana membina dan mengali lebih dalam atlet baik daerah hingga level nasional.

“Secara sarana dan prasarana memang kami cukup memiliki kelengkapan, apalagi dalam rangka Asian Games dan juga memiliki Gubernur Sumsel yang sangat antusias dalam bidang olahraga. Namun secara prestasi nasional memang butuh belajar lebih jauh soal pembinaan prestasi terutama di Pulau Jawa. Meskipun secara lokal, dari 11 kali Porprov, Palembang mampu meraih 10 kali predikat juara umum,” tukasnya.

Sementara Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman Ir Pramono mengatakan, KONI Sleman menerima anggaran Rp7,5 miliar per tahun, ada juga Rp10 miliar dan tahun depan mereka mengajukan anggaran Rp23 miliar. Menurut dia, secara pembinaan, Sleman melakukan strategi lewat kompetisi Pekan Olahraga Desa (Pordes), Pekan Olahraga Kecamatan (Porket), Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) hingga Pekan Olahraga Daerah (Porda).

“Dan ini kita lakukan selain mencari bibit prestasi juga memasyaratkan olahraga. Dan terkait atlet, kami punya 39 cabor dan memiliki tiga atlet pelatnas bulutangkis, basket dan lainnya,” pungkasnya. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here