Desa Ini Anggarkan 100 Juta Untuk Sulap Gua Berbau

102
DESTINASI WISATA---Gua Kelambit di Desa Tanjung Baru. (FOTO : SS1/Widori)

Baturaja, sumselsatu.com

Gua Kelambit yang berada di Desa Tanjung Baru Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), akan dikembangkan pihak pemerintah desa setempat

Gua yang selama ini terbengkalai, berbau tidak sedap dan terkesan jorok itu akan dijadikan objek wisata andalan.

“Tahun ini kita ada rencana pengembangan BUMDes wisata desa. Di depan kantor kita ini ada tanah marga. Nah, di situ juga ada Gua Kelambit. Dengan Dana Desa tahun ini, lokasi itu akan kita poles,” ungkap Kepala Desa (Kades) Tanjung Baru, Amin Rahman, Selasa (17/4/2018).

Dalam hal rencana pengembangan potensi wisata desa itu, pihaknya telah menganggarkan dana yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran sebesar Rp100 juta.

Lebih lanjut dipaparkan, bahwa rencana pembangunan wisata desa itu merupakan gagasan sejumlah warga, termasuk dirinya.

“Lokasi itu (gua kelambit-red) akan kita poles sebagus mungkin. Nanti akan kita buat jalan setapak. Kita kasih penerangan di dalamnya. Kemudian kita kasih tangga, karena di dalamnya ada lobang. Nah, di atasnya akan kita buat taman dan mungkin rumah pohon. Intinya akan jadi tempat rekreasi dan hiburan murah bagi rakyat,” ulasnya.

Kades menyadari, dengan dana itu akan banyak kekurangan dalam upaya menyulap Gua Kelambit menjadi lebih bagus dan cantik.

“Tapi, kalau nanti mendapat sambutan antusias dan orang yang berkunjung rame, pada APBDes nanti kita musyawarahkan lagi agar anggarannya dapat ditambah. Bahkan akan kita kembangkan untuk pembuatan lokasi outbond,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan, pihaknya sudah membentuk pengurus BUMDes. Sehingga para pengurus itulah nanti yang akan mengurus usaha-usaha milik desa. Termasuk mengurus soal tenda dan organ milik desa. Dengan begitu, sedikit banyak dapat menambah pendapatan desa.

“Jadi kalau sudah ada yang ngurus, tidak akan jadi beban pikiran kita. Masyarakat terbantu. Dan desa sendiri akan mendapat pemasukan sedikit demi sedikit untuk kesejahteraan masyarakat Tanjung Baru,” jelas dia.

Desa Tanjung Baru sendiri dibeberkan Amin Rahman, tahun ini bakal mendapat kucuran Dana Desa dengan kisaran sebesar Rp1,5 miliar.

Dana itupula lah yang nantinya akan digunakan untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat termasuk sejumlah pembangunan fisik.

“Untuk fisik, rencananya kita akan bangun tiga sumur bor, pembangunan jalan cor beton di beberapa titik dan lainnya,” demikian Kades menerangkan.

Pantauan di lapangan, gua yang tak jauh dari pemukiman warga serta kantor desa setempat itu banyak didiami hewan kelelawar atau kelambit. Kondisi gua itu sendiri terkesan jorok dan bau kotoran hewan itu. Suara air menetes terdegar di beberapa titik gua.

Namun, gua yang menurut masyarakat setempat bisa tembus hingga puluhan kilometer tersebut, membelah Sungai Ogan sampai ke Saungnaga. #ori  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here