Palembang, SumselSatu.com
Dinas Pendidikan Kota Palembang bakal menerapkan sistem pembelajaran secara offline. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya saing belajar melalui kemajuan teknologi.
Kabid SMP Disdik kota Palembang Herman Wijaya mengatakan, pada 14 Maret lalu, pihaknya mendapatkan undangan dari Lembaga Ruang Guru. Di mana, dalam pertemuan itu, turut dihadiri dari perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
“Saat acara itu kami ditawarkan oleh sebuah Lembaga Ruang Guru untuk menerapkan pendidikannya melalui sistem pembelajaran secara Offline. Bentuknya ini seperti sebuah aplikasi data yang diajarkan baik itu dengan laptop dan gadet (hp andoid),” ujarnya ketika diwawancarai via telpon, Minggu (17/3/2018).
Lebih lanjut Herman menjelaskan, Lembaga Ruang Guru menawarkan beberapa metode pembelajaran, jadi semua mata pelajaran bisa diakses melalui media laptop dan gadget.
“Cara menggunakannya ini sekolah tinggal memasukan flashdisdik ke dalam media, dan siswa bisa mengakses belajar secara offline. Mereka juga bisa belajar di rumah karena sifatnya ini offline, jadi meski mereka tidak ada kuota mereka pun bisa belajar di mana pun dan kapan pun,” bebernya.
Mengenai harga, Herman mengungkapkan, memang sedikit mahal. Namun jika ini demi pendidikan tentu Disdik akan mendukung.
“Satu aplikasi dijual Rp 600.000. Namun untuk mekanismenya, pada Senin atau Selasa ini, pihak Lembaga Ruang Guru akan melakukan pelatihan dan sosialiasi. Apabila aplikasi pembelajaran ini cocok dengan guru, tentu sekolah diperbolehkan untuk menerapkan pembelajaran ini,” paparnya.
Herman menambahkan, Disdik kota Palembang juga mendukung metode ini.
“Rata-rata siswa SD dari kelas 1 sudah bisa memakai gadget, kita berharap dengan diisi dengan materi pembelajaran secara offline sendiri, siswa bisa terhindar dari pengaruh negatif baik itu game ataupun konten video porno. Guru juga bisa terbantu dengan materi di aplikasi, soalnya mereka tidak perlu repot untuk menuliskan pelajaran, karena mereka cukup melihat kedalam aplikasi Ruang Guru,” pungkasnya. #nti