Giliran DPC PPP Banyu Asin Diverifikasi Faktual

65
Verifikasi Faktual KPUD Banyuasin di kantor DPC PPP Banyuasin, KAmis (1/2/2018).

Pangkalan Balai, SumselSatu.com

DPC PPP Kabupaten Banyu Asin diverifikasi faktual oleh KPU Banyu Asin di Kantor PPP Jalan Palembang – Jambi Kelurahan Kayuara Kuning Km 42. Kecamatan Banyuasin III , Kamis (1/2/2018).

Ketua DPC PPP Banyu Asin Hj Mareta Herawati didampingi Mario Agus, S Sos, Ketua OKK, Hasmidi dan pengurus Partai PPP dari 19 Kecamatan menyambut kedatangan Tim KPU Banyu Asin untuk dilakukan verifikasi faktual Parpol.

Hj Mareta Herawati mengatakan, dalam rangka memenuhi persyaratan verifikasi faktual pihaknya telah menyiapkan data-data yang sudah ada.

“Alhamdililah verifikasi faktual sudal selesai dan sudah memenuhi syarat. Sudah selesai untuk verifikasi faktual. Data Sipol dari 880 keanggotaan, jumlah yang diminta sampel 42 anggota. Kita hadirkan 45, kita lebihkan. Insya allah optimis,  kita kasih  kuota lebih dari yang ada di sampel,” ucapnya.

Sementara itu Mario mengatakan, untuk persiapan verifikasi faktual tersebut, pihaknya telah mengundang 19 pengurus Kecamatan PAC. Mulai dari Ketua, Seketaris dan Bendahara. “Kita hadirkan seluruh pengurus partai dari 19 Kecamatan dan kita siapkan  lebih dari jumlah sampel apa yang KPU minta,” tegasnya.

Tak hanya KTA, Orangnya Harus Hadir

Komisioner KPU Kabupaten Banyu Asin, Maulidi, SAg, menyebutkan bahwa melalui edaran baru yang dikeluarkan oleh MK, seluruh parpol agar diverifikasi faktual. Hingga hari ini pihaknya terus bergerilya.

“Soalnya jika dalam jangka waktu tiga hari, verifikasi tidak dilakukan, maka kami akan di DKPP oleh Panwaslu”, ujar Maulidi.

Selain itu, dalam verifikasi faktual ini, tidak hanya diminta KTP dan KTA saja. Tetapi bersangkutan juga harus hadir. Jika tidak hadir, maka dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Yang diminta bukan hanya KTP dan KTA-nya saja. Ketika orangnya tidak hadir itu (bisa) dianggap tidak sah,” tegasnya, seraya menambahkan syarat lain berupa kepengurusan 30% serta surat izin dari Sipol.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Iswadi mengatakan, dari pihak Panwaslu hanya mengawasi/ memantau kinerja KPU. “Kami berjuang keras ketika KPU bekerja, Panwaslu juga bekerja. Ketika KPU Melenceng dari yang diharapkan maka kami akan keluarkan recom kepada KPU,” tandasnya. #fri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here