Gubernur Sumsel Perjuangkan Tambahan Insentif Guru Honor

62
INSENTIF---Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyalami guru-guru yang hadir pada acara silaturahmi dan sosialisasi Asian Games 2018 bersama forum guru honor di Griya Agung, Jumat (4/5) malam. (FOTO: IST)

Palembang, SumselSatu.com

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin memberi kabar gembira bagi para guru honor. Dalam waktu dekat ia akan memperjuangkan penambahan insentif untuk guru non-PNS.

Kabar gembira tersebut disampaikan Gubernur pada silaturahmi dan sosialisasi Asian Games bersama Forum Guru Honor se- Provinsi Sumsel di Griya Agung, Jumat (4/5) malam.

“Tidak usah khawatir guru-guru honorer, kalau sudah menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, gubernur yang bertanggung jawab. Ayo kita cari penyelesaiannya. Harus diselesaikan secara nasional, harus diambil tindakan secara nasional. Paling tidak guru honor ada tambahan untuk biaya hidup. Insya Allah apa yang diinginkan tercapai, tapi tidak ada aturan yang dilanggar,” terang Gubernur.

Sedikit kilas balik, Alex menuturkan, saat ia menjadi bupati atau kepala daerah di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) belasan tahun lalu, seminggu setelah dilantik, ia meluncurkan program sekolah gratis langsung dari SD hingga SMA/sederajat, tanpa menghitung ada aturannya atau tidak, ada dananya atau tidak.

“Karena saya tahu, di manapun di dunia, sistem apapun yang digunakan oleh negara-negara maju sekalipun, pendidikan adalah prioritas pertama pembangunan. Kalau kita bicara pendidikan, yang pertama adalah guru, kedua guru, ketiga guru. Guru yang diutamakan dan konsisten dengan itu,” kata Alex.

Terkait dengan opini masyrakat yang sebelumnya menyatakan sekolah gratis menurunkan mutu pendidikan, Alex membantah. Dia menegaskan, sekolah gratis tetap jalan dengan tetap memperhatikan kualitas.

“Biar saja anak-anak sekolah di tanah lapang, buku tidak karuan, guru kualitasnya belum terjamin. Daripada anak berkeliaran di jalan, tidak sekolah karena tidak sanggup membayar uang sekolah. Sejalan dengan program sekolah gratis, kita perbaiki sekolahnya, mutu guru ditingkatkan, fasilitas sekolah dibangun, buku-buku standar dibeli, dan ternyata pendapat saya itu yang benar,” tukas Alex.

Tidak saja mengedepankan prioritas sekolah gratis, Alex juga menuturkan, Pemerintah Provinsi Sumsel sampai saat ini juga masih konsisten dengan program berobat gratis. Alex berpendapat, Provinsi Sumsel yang saat ini menjadi lirikan dunia, harus diimbangi dengan masyarakat yang sehat.

“Rakyat diutamakan pintar karena dia sekolah, kalau sakit dia bisa berobat, itu program Pemprov Sumsel dari dulu saya menjabat konsisten sampai sekarang. Insya Allah sampai ke depan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Alex Noerdin membangkitkan semangat para guru honor yang hadir dengan memaparkan berbagai keunggulan Provinsi Sumsel. Menurut Alex, Sumsel bukanlah provinsi di luar Jawa yang terbesar, bukan yang terkaya, tapi Sumsel menjadi lirikan dunia dan membuat daerah lain iri.

Gubernur menganggap, sesuai dengan tema yang diusung adalah peningkatan masyarakat, saat ini Provinsi Sumsel telah dipromosikan ke seluruh dunia melalui logo Asian Games.

Menurut Alex, merebut Asian Games untuk hadir kembali di Indonesia bukanlah hal mudah, melainkan penuh dengan perjuangan yang kuat atau sering disebutnya dengan istilah berdarah-darah.

“Sumatera Selatan bisa karena kami (Provinsi Sumsel) pertama berpengalaman menyelenggarakan berbagai even olahraga internasional,  kemudian kita memiliki modal komplek olahraga berstandar internasional Jakabaring Sport City, dan yang paling utama karena Sumatera Selatan zero konflik. Alhamdulillah tidak pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan pernah terjadi kerusuhan antaretnis, budaya, apalagi antarumat beragama,” pungkas Alex. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here