
Palembang, SumselSatu.com
Gubernur Sumatera Selatan Dr H Herman Deru, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi oleh Polda Sumsel bersama Perum Bulog Kanwil Sumsel-Babel. Program ini dinilai menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mengantisipasi panic buying menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Apresiasi tersebut disampaikan Herman Deru saat meninjau langsung kegiatan GPM di salah satu gudang Bulog Palembang, Jumat (13/3). Menurutnya, sinergi antara pemerintah, Polri, dan TNI sangat krusial untuk menjaga psikologi pasar dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
“Pemerintah bersama aparat harus peka terhadap isu di lapangan. GPM ini bukan sekadar pasar murah, tapi langkah nyata meringankan beban warga dan mencegah penimbunan atau belanja berlebihan (panic buying),” ujar Herman Deru.
Menurut Herman Deru, kegiatan ini menunjukkan kepedulian pemerintah bersama aparat keamanan terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Pemerintah bersama Polri dan TNI harus lebih peka terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. Kegiatan seperti GPM ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mencegah panic buying sembako,” ujar Herman Deru.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan hingga menjangkau daerah-daerah pelosok sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Herman Deru juga menyoroti peran Perum Bulog yang memiliki tanggung jawab besar dalam menyalurkan beras di Sumatra Selatan hingga mencapai 3 ribu ton setiap bulan.
“Target minimal dalam setiap kegiatan adalah tersalurnya 2 ton beras. Pemerintah bersama Polri dan TNI harus terus bersinergi dalam menyalurkan bantuan bagi masyarakat,” tegasnya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan secara serentak di 17 kabupaten/kota di Sumatra Selatan. Ia menjelaskan bahwa secara nasional Polri telah menyelenggarakan 142.872 kegiatan serupa dengan kontribusi penjualan beras SPHP mencapai 195.635 ton.
“Melalui kegiatan ini, Polri turut membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idulfitri. Kegiatan ini dilaksanakan di 187 titik lokasi,” jelasnya.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumsel dan Babel Mersi Windrayani, memastikan bahwa stok pangan dalam kondisi aman. Dalam kegiatan kali ini saja, Bulog menyiapkan 10 ton beras (sekitar 20 ribu kemasan) serta 259 ribu liter Minyak Kita.
”Masyarakat yang membeli beras dalam program ini juga mendapatkan bonus berupa gula atau minyak goreng. Kapasitas gudang kami di Palembang mencapai 21 ribu ton, jadi stok sangat mencukupi,” terang Mersi.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva, sejumlah kepala OPD Provinsi Sumsel, serta jajaran pimpinan TNI dan Polri setempat. #hms










