Palembang, SumselSatu.com
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumsel mengerahkan sebanyak 28 dokter spesialis untuk memeriksa kesehatan bakal pasangan calon kepala daerah (Bapaslon) yang maju di Pemilukada serentak 2018 di Sumsel.
Ketua Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Pilkda Sumsel 2018 yang juga Ketua IDI Sumsel, Rizal Sanif mengatakan, pemeriksaan kesehatan Bapaslon dibagi 3 yakni psikotes, narkoba dan tes kesehatan.
Hari ini, bapaslon menjalani pemeriksaan psikologi dan tes narkoba oleh pihak BNN. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan masing-masing bapaslon.
“Ada 28 tim dokter spesialis yang melakukan pemeriksa kesehatan calon kepala daerah,” kata Rizal Sanif dalam keterangan persnya bersama pihak RSMH Palembang dan KPU Sumsel, Kamis (11/1/2018).
Dia menjelaskan, Dokter Spesialis yang dikerahkan di antaranya dokter spesialis penyakit dalam, spesialis jantung, spesialis THT, mata, gigi, dan syaraf.
Dia menegaskan, hasil kesehatan yang dilakukan IDI, HIMPSI dan BNN nanti akan dirapat pleno-kan. Hasilnya akan diumumkan, apakah memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. “Hasil pemeriksaan ini bersifat final dan mengikat. Jadi tidak ada pembanding. Jika dia bapaslon keberatan, bisa menemui langsung tim dokter,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia menuturkan, bapaslon bisa saja tidak memenuhi syarat untuk maju, jika dari ketiga pemeriksaan yang dilakukan oleh HIMPSI, mengenai psikologi, IDI mengenai pemeriksaan kesehatan jasmani, dan BNN mengenai pemeriksaan narkoba dinyatakan tidak memenuhi syarat.
“Jika dari ketiga pemeriksaan ini ada salah satu hasil pemeriksaan kesehatan itu dinyatakan tidak memenuhi syarat, maka dinyatakan gugur dalam pemeriksaan kesehatan,” katanya.
Bisa Mencari Pengganti
Sementara, Ketua KPU Sumsel Aspahani mengatakan, andai terdapat bakal calon kepala daerah yang tidak memenuhi syarat hasil pleno pihak IDI, maka ada waktu yang cukup singkat bagi Bapaslon untuk mengganti calon kepala daerah.
“Hasil pemeriksaan kesehatan ini bersifat final tidak ada pembanding. Jadi jika ada yang tidak memenuhi syarat akan ada waktu bagi pasangan calon untuk menggantinya,” kata Aspahani.
Dari 10 Pemilukada serentak di Sumsel, kata dia, terdapat 39 bapaslon kepala daerah atau sebanyak 78 individu bakal calon kepala daerah yang sudah mendaftarkan ke KPUD masing-masing. “Hari ini 39 bakal pasangan calon hadir semua untuk menjalani tes psikologi dan tes dari BNN,” bebernya.
Lebih lanjut Aspahani menjelaskan, untuk tes kesehatan akan dilaksanakan pada 12-14 Januari. Pada 12 Januari adalah tes kesehatan untuk Bapaslon Pilgub Sumsel, Pilbup OKI dan Pilbup Lahat. Selanjutnya, tanggal 13 Januari tes kesehatan Bapaslon untuk Pilwako Palembang, Lubuklinggau, dan Pagar Alam. Pada 14 Januari pemeriksaan kesehatan Bapaslon untuk Pilbup Muara Enim, Empat Lawang, Banyuasin dan Prabumulih.
Khusus Pilwako Prabumulih, KPUD masih membuka pendafataran karena Bakal Calon Bupati tunggal yakni Ridho Yahya.”Hasil tes kesehatan diumumkan serentak,” tutupnya. #nti