Kebakaran Lahan Jadi Ancaman di OKU

52
Kebakaran lahan pada aktvitas pembukaan lahan pertanian di Sumsel beberapa tahun lalu. (FOTO: Net/mongabay.co.id)

Baturaja, SumselSatu.com

Bahaya kebakaran patut diwaspadai saat masuk musim kemarau. Pasalnya, bencana kebakaran bisa terjadi tanpa bisa diduga sebelumnya. Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pun diharap mengantisipasi potensi kebakaran, termasuk kebakaran lahan, yang mengancam.

“Harus tetap waspada dengan potensi kebakaran ini,” kata Kepala Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) OKU Himda Faruzal, saat dibincangi, Kamis (10/5).

Menurut Himda, penanganan kebakaran sudah ditekankan Bupati OKU Drs H Kuryana Azis saat rapat koordinasi. Jadi hal ini bukan hanya jadi tugas Polri dan TNI tapi juga semua elemen harus secara bersama menanganinya.

Laporan adanya peristiwa kebakaran yang ada di kecamatan dilaporkan secara berkesinambungan dan kerjasama dengan aparatur pihak terkait di desa/kelurahan. Selanjutnya, diupayakan penanganan pemadaman secepat mungkin dengan menurunkan kendaraan pemadam kebakaran ke lokasi.

“Ada beberapa kecamatan yang rawan terjadi kebakaran lahan. Seperti Kecamatan Lengkiti, Lubuk Batang, dan Baturaja Timur yang rawan kebakaran hutan,” kata Himda.

Untuk antisipasi kebakaran lahan atau hutan, lanjut Himda, pihaknya juga sudah mengantisipasi dengan menyiagakan posko. Posko kebakaran ini sebagai antisipasi untuk memadamkan daerah yang jauh dari pusat Kota Baturaja.

“Sudah ada delapan posko yang disiagakan di kecamatan berbeda. Sedangkan kecamatan yang belum ada posko kebakaran seperti Kecamatan Sosoh Buay Rayap (SBR), Sinar Peninjauan, Kedaton, Peninjauan Raya, dan Muarajaya,” kata Himda.

Untuk Kecamatan SBR bisa di-back-up posko dari Kota Baturaja dan Kecamatan Lengkiti. Lalu, di Sinar Peninjauan dan KPR di-back-up posko di Peninjauan, dan untuk Kecamatan Muarajaya di-back-up posko Semidang Aji dan Pengandonan. #ori

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here