Kesadaran Rendah, Warga Masih Buang Sampah Sembarangan di Pinggir jalan

101
Sampah terlihat menumpuk sembarangan di pinggir jalan yang tak jauh dari kantor PDAM Desa Lubuk Lancang Suak Tapeh,

Pangkalan Balai, SumselSatu.com

Kebersihan menjadi hak setiap orang. Termasuk soal membuang sampah, menjadi kewajiban bersama untuk mewujudkan lingkungan bersih bersama. Namun kenyataannya, kesadaran warga untuk memelihara kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya, masih sangat rendah.

Contohnya, masih banyak warga setempat yang membuang sampah sembarangan di pinggir jalan yang tak jauh dari kantor PDAM Desa Lubuk Lancang Suak Tapeh. Alhasil, sangat menggangu setiap orang yang melintas karena baunya yang tidak sedap.

Seorang warga yang kerap melintas di kawasan tersebut, Mawan (37) mengungkapkan, kalau dirinya selalu mengeluh dengan adanya bau yang tidak sedap ditimbulkan dari sampah-sampah yang dibuang masyarakat sembarangan yang tak jauh dari Kantor PDAM Desa Lubuk Lancang.

Bau yang ditimbulkan dari sampah liar itu benar-benar tidak sedap, terlebih jika musim hujan. Warga yang telah tinggal puluhan tahun dilokasi sekitar ini juga menuturkan lokasi pembuangan sampah itu adalah lahan milik warga dan awalnya dulu cuma satu dua orang yang membuang sampah dilokasi itu, lama kelamaan menjadi banyak.

“Itu lahan orang, kasihan juga kita lihatnya sampah dibuang orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kita yang tinggal sekitar juga merasa tidak nyaman dengan baunya,” ucapnya, Sabtu (16/12/2017).

Zakaria, warga lainnya menambahkan kalau pemilik lahan juga biasa meradang dengan membuang sampah-sampah itu ditengah jalan tapi masyarakat yang tidak bertanggung jawab itu tidak sadar diri.

“Diakuinya kalau musim penghujan seperti saat sekarang ini, sampah – sampah tersebut berhamburan di tengah jalan karena terhanyut oleh air, apalgi jalan yang berlobang disekitar lokasi sampah tersebut, air yang tergenang bercampur dengan sampah,” ujarnya. (fri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here