KONI Bantah Persulit Birokrasi

108
Logo KONI Sumsel

Palembang, Sumselsatu.com – Terkait birokrasi KONI Sumsel yang dinilai Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumsel terkesan sulit dan lambat diklarifikasi oleh KONI Sumsel. Apalagi, hal tersebut berkaitan dengan peningkatan prestasi atlet.

Pada prinsipnya, Pengurus KONI Sumsel mendukung para atlet yang akan berlaga mewakili Sumsel, baik di single event maupun multi event yang diajukan Pengurus Provinsi Cabang Olahraga melalui pengajuan anggaran tahunan.

Termasuk event-event yang dinilai menghamburkan pendanaan dan berbanding terbalik dengan peningkatan prestasi atlet.

“Artinya, kita akomodir semua termasuk event Kejurnas. Termasuk juga Atletik yang ajan turun di Kejurnas Jateng Open,” ujar Sekretaris Umum KONI Sumsel Ahmad Taqwa, Kamis (6/7/2017) kemarin.

Pria yang juga Direktur Polsri ini menyatakan jika terkait dengan pendanaan dinilai cair hingga lima bulan pasca Kejurnas selesai yang diajukan PASI Sumsel, hal tersebut karena memang berkas yang diajukan kurang lengkap. Sehingga pendanaan belum bisa dicairkan.

“Saya sudah mengkonfirmasi ke Bendahara dan semua sudah terbayarkan. Nah, jika terlambat, bisa saja berkasnya yang kurang lengkap, atau pendanaanya yang belum turun,” jelasnya.

Oleh karena itu, jika akan menghadapi Kejurnas termasuk Jateng Open Atletik pada 10 Agustus 2017, KONI mengimbau agar Pengprov Cabor mengajukan atlet yang bakal dikirim untuk di delegasikan pada single event tersebut.

“Silahkan ajukan, baik itu diajukan dalam rencana tahunan diawal, juga saat pada saat jelang pelaksanaan Kejurnas ajukan lagi,” tambah Ahmad Taqwa.

Menurutnya, semua hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan atlet jangan hanya dibebankan pada KONI Sumsel akan tetapi juga kepengurusan cabang olahraga turut dalam mensupport baik moril maupun meteriil.

Untuk diketahui, sebelumnya Pengprov PASI Sumsel menyesalkan dengan birokrasi pengajuan pendanaan di KONI Sumsel untuk Kejurnas yang sulit dicairkan. Hal tersebut berbuntut dengan keluh kesah mengenai biaya Kejurnas yang diikuti dengan biaya sendiri sebelumnya yang dibayaran setelah lima bulan berlalu. (Ril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here