Palembang, SumselSatu.com
Memasuki usia ke-31 tahun, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI tidak lagi sekadar menjadi rumah sakit daerah biasa. Rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Palembang ini tengah bersiap melompat ke panggung internasional sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pusat rujukan nasional untuk 8 layanan medis prioritas.
”Usia 31 tahun mencerminkan kematangan, ketangguhan, dan konsistensi. Tema tahun ini (Berakar Pada Budaya, Berdaya untuk Negeri, Berkibar di Kancah Global) adalah visi besar yang harus diwujudkan,” ujar Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim.
Aprizal menyampaikan hal itu dalam puncak peringatan HUT ke-31 RSUD Palembang BARI, Jumat (19/6/2026). Perayaan HUT ke-31
merupakan momentum emangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat posisinya sebagai pusat rujukan unggulan di Indonesia.
Dalam sambutannya, Aprizal menegaskan bahwa perjalanan 31 tahun merupakan bukti kematangan dan konsistensi rumah sakit milik Pemerintah Kota Palembang tersebut dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Usia ke-31 tahun mencerminkan kematangan, ketangguhan, dan konsistensi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kota Palembang dan sekitarnya,” katanya.
Atas nama Pemerintah Kota Palembang, Aprizal menyampaikan ucapan selamat ulang tahun sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat.
“Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan kepada seluruh tenaga kesehatan dan manajemen RSUD Palembang BARI yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk masyarakat,” katanya.
Menurut Aprizal, tema ’31 Tahun RSUD Palembang BARI: Berakar Pada Budaya, Berdaya untuk Negeri, Berkibar di Kancah Global’, bukan sekadar slogan, melainkan visi besar yang harus diwujudkan.
Ia menjelaskan, semangat Berakar Pada Budaya mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan harus tetap mengedepankan sisi kemanusiaan dengan keramahan khas masyarakat Palembang serta menjunjung tinggi etika dan kearifan lokal.
Sementara Berdaya untuk Negeri menegaskan peran RSUD Palembang BARI sebagai pilar kesehatan daerah yang mampu memberikan dampak nasional melalui berbagai inovasi layanan dan kontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sedangkan semangat Berkibar di Kancah Global menjadi dorongan agar rumah sakit terus meningkatkan standar mutu, mengadopsi teknologi medis terkini, serta memperkuat kompetensi sumber daya manusia agar mampu bersaing dengan fasilitas kesehatan bertaraf internasional.
“Pemerintah Kota Palembang akan terus mendukung pengembangan fasilitas dan peningkatan mutu pelayanan di RSUD Palembang BARI. Namun, fasilitas yang megah dan alat yang canggih tidak akan berarti tanpa senyum tulus, keramahan, serta respons cepat kepada pasien,” tegasnya.
Aprizal berharap momentum usia ke-31 ini menjadi ajang refleksi dan penyemangat baru bagi seluruh insan RSUD Palembang BARI untuk terus berinovasi demi mewujudkan Palembang yang sehat dan sejahtera.
Sementara itu, Direktur RSUD Palembang BARI dr Hj Amalia, MKes mengatakan, peringatan HUT ke-31 tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343.
Berbagai kegiatan digelar, mulai dari BARI Fair, pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kota Palembang, perlombaan antarpegawai, hingga jalan santai yang diikuti sekitar 350 peserta yang terdiri dari karyawan RSUD BARI dan warga sekitar rumah sakit.
Selain itu, bazar UMKM yang melibatkan 24 tenant dari pelaku usaha dan sektor perumahan turut memeriahkan perayaan tersebut.
“Ini merupakan puncak kegiatan HUT ke-31 RSUD Palembang BARI. Kami sangat bersyukur atas 31 tahun pengabdian dalam melayani masyarakat Kota Palembang. Tidak hanya memperingati hari jadi rumah sakit, tetapi juga ikut memeriahkan HUT Kota Palembang,” ujar Amalia.
Ke depan, lanjutnya, RSUD Palembang BARI akan terus mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa-Prima Salam (RDPS), melalui penguatan pelayanan rujukan berbasis kompetensi.
Pihaknya juga tengah melengkapi sarana dan prasarana, serta memperkuat sumber daya manusia dengan tenaga subspesialis guna menjadikan Kota Palembang sebagai pusat rujukan dan pengampuan pelayanan kesehatan.
“Saat ini RSUD Palembang BARI telah menjadi rumah sakit rujukan nasional pengampuan delapan layanan prioritas, yakni kanker, jantung, stroke, uronefrologi, kesehatan ibu dan anak, tuberkulosis, serta kesehatan jiwa. Kami ingin terus meningkatkan kapasitas agar Palembang mampu menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan yang unggul,” ungkapnya.
Dengan semangat 31 tahun pengabdian, RSUD Palembang BARI bertekad terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi menghadirkan layanan kesehatan yang semakin modern, humanis, dan berdaya saing global. #ari










