Pedagang Keluhkan Bangunan Padahal Iuran Tiap Bulan Ditagih

57
Kondisi Pasar Atas Baturaja OKU.

Baturaja, SumselSatu.com

Kondisi Los Pasar Impres kota Baturaja tepatnya di Pasar Atas Kab OKU,  saat ini banyak yang rusak. Hal itu dikeluhkan para pedagang di sana.

Mama Togu yang berjualan di Lantai dua pasar Impres salah satunya kesal dengan pihak pengelola pasar, lantaran los tempat dirinya berjualan bocor dan terkesan dibiarkan.

“Itu saja bocor Pak kalau hujan pakaian yang saya jual basah semua,  makanya saya pasang terpal itu ini siatif sendiri,” ucap Mama Togu kepada SumselSatu.com.

Padahal kata dia, iuran yang mereka bayar cukup mahal, mulai dari iuaran harian, bulanan serta tahunan ada semua. Harganyapun terbilang sangat menyusahkan pihaknya ditengah penjualan sepi, sementara kondisi bangunan sudah tidak layak lagi banyak kerusakan di sana sini.

Untuk iuran harian saja kata Togu mereka harus merogoh kocek Rp 3 ribu perhari,  sementara untuk bulanan Rp 77 ribu belum lagi biaya tahunan sebesar Rp 66 ribu dan semua itu harus mereka bayar terhadap pihak PD Pasar atas. Jika tidak mereka harus angkat kaki dari lapak masing-masing.

Di samping itu kata Ros rekan Togu yang berjualan ditempat yang sama sebelum berjualan mereka hanya menerima tempat saja belum disekat sekat seperti itu.

“Ini kami sendiri yang nyekatnya pake kayu keluar modal lagi, “ucap mereka.

Tak hanya itu kata para pedagang, beberapa los yang baru dibangun pun kondisinya masih banyak terbengkalai belum ditempati para pedagang. Padahal para pedagang sudah membayar lebih dahulu.

“Itu banyak pedagang sudah membayar tapi sampe sekarang belum ditempati. Sudah banyak yang rusak juga bangunan itu,” terang mereka.

Pantuan dilapangan portal ini pada Jumat (27/4)  memang untuk kerusakan sendiri bangunan pasar impres terlihat jelas apalagi lantai dua, sementara bangunan baru tak jauh dari sana masih terbengkalai tak ditempati pedagang,  kondisinya pun belum sepenuhnya selesai dibangun.

Terpisah pihak pengelola Pasar Atas dalam hal ini PD Pasar atas belum bisa dikonfirmasi wartawan. #ori

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here