Pemilukada 2018 Harus Punya Data Baru

40
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang Syarifudin, MSi

Palembang, SumselSatu.com

Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) 2018 ini dibutuhkan data baru untuk memperbaiki data pemilih yang lama agar semua lapisan masyarakat berhak memilih dan bisa menggunakan Hak mereka untuk memilih.

Untuk itu, dalam satu bulan ke depan pihak KPU bersama Dukcapil akan melakukan pendataan bertahap untuk mengetahui jumlah pemilih di Pemilukada serentak Juni mendatang.

“Kita harus punya data baru, dan pendataan ulang ini sudah kita lakukan sejak tanggal 20 Januari kemarin dan akan berakhir tanggal 18 Februari nanti,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang Syarifudin, MSi, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/1/2018).

Pendataan ulang ini juga telah dilakukan secara Nasional dengan sistem pencocokan dan penelitian (Coklit) untuk menyaring data pemilik aktif yang ada di Kota Palembang. Kegiatan pemutakhiran data daftar pemilih ini dilakukan secara serentak dengan sistem door to door.

“Kegiatan ini juga melibatkan sebanyak 2.800 anggota,” ujarnya.

Coklit ini dilakukan demi mendapatkan data yang baru, karena dari data lama yang didapat masih banyak terdapat pemilih yang sudah tidak aktif, dalam artian pemilih sudah meninggal dunia dan berpindah domisili. Di sisi lain juga untuk mendata pemilih baru.

“Coklit merupakan gerakan serentak sehingga semua komisioner provinsi dan kota akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah. Pendataan ini juga menargetkan tokoh masyarakat, tokoh agama, penyandang disabilitas, dan kaum marginal,” jelas Syarifudin.

Pendataan ini guna memperbaiki data pemilih, baik pensiunan polisi dan tentara, serta pemilih muda yang sudah mencapai 17 tahun.

“Sepuluh hari pertama ditargetkan 40% data pemilih sudah didapatkan. Pada sepuluh hari kedua juga 40%, dan lima hari berikutnya ditargetkan 20% data, sehingga pada lima hari terakhir dapat dilakukan pemeriksaan ulang,” tutupnya. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here