Pendaftar Kartu Prakerja Palembang Telah 3224 Orang

21
Yanuarpan, Kepala Disnaker Palembang. (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Jumlah pendaftar Program Kartu Prakerja di Kota Palembang telah mencapai sedikitnya 3224 orang.

“Kemarin yang mendaftar 1622 orang. Hari ini 1602 orang, dari 400 perusahaan besar, mikro, hotel, restoran, jasa ojek, buruh bangunan, dan usaha lainnya,” ujar Fahmi Hatta, Kepala Bidang Hubungan Industrial (Kabid HI) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang, Senin (6/4/2020).

Fahmi menjelaskan, Program Kartu Prakerja adalah program yang dicanangkan Presiden Jokowi.

“Program ini sebenarnya untuk calon pencari kerja, mereka yang belum bekerja, dan pencari kerja yang belum ada skil,” terang Fahmi.

Namun, karena kasus Covid-19, banyak para pekerja yang terdampak. Mereka berhenti karena pemutusan hubungan kerja (PHK). Para pekerja yang terdampak kasus Covid-19 dapat juga mendaftar mendapatkan Kartu Prakerja.

“Kartu Prakerja diimplementasikan sampai tingkat bawah. Tanggal 3 April sudah kami tindaklnjuti ke seluruh camat di Palembang. Kemudian, camat menyosialisasikan ke lurah dan Ketua RT,” kata Fahmi.

Disoal batas waktu pendaftaran, Fahmi mengatakan, pihaknya belum menerima informasi. Termasuk, batasan umur juga tidak ada. Ia juga mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi dari Disnaker Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), terkait kuota Kartu Prakerja untuk Palembang.

“Jadi masyarakat yang terdampak akibat dari Covid-19 bisa mendaftar secara online,” kata Fahmi.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online dengan mengirimkan biodata ke email prakerjasumsel@gmail.com.

Sebelumnya, Kepala Disnaker Palembang Yanuarpan juga menyampaikan, Kartu Prakerja merupakan program Pemerintah Pusat yang digaungkan Presiden Jokowi untuk tenaga muda. Namun,  karena ada kasus Covid-19, maka pekerja yang di-PHK, UMKM yang usahanya terdampak, bisa mendaftarkan diri.

“Pendaftarannya secara online, melalui email Disnaker Provinsi yakni prakerjasumsel@gmail.com. Selain itu, juga bisa mendaftar ke Ketua RT, lurah (kantor kelurahan-red), dan camat (kantor kecamatan-red).  Nanti muaranya ke Disnaker Provinsi,” ujar Yanuarpan.

Dia menjelaskan, nanti Disnaker Provinsi Sumsel akan mengirimkan data pelamar ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemennakertrans). Setelah diverifikasi yang lulus akan dihubungi via email.

“Misal, orang yang kerja di hotel, ketika di-PHK, dan dia ikut Program Kartu Prakerja, maka dia bisa ikut pelatihan.  Sehingga, walaupun dia di rumah, bisa meningkatkan kemampuannya.  Bisa menambah ilmu, jadi tambah pintar, dan dapat sertifikat,” katanya.

Yanuarpan menyampaikan, pemegang Kartu Prakerja akan menerima bantuan pelatihan online Rp1 juta, insentif Rp600 ribu per bulan selama empat bulan,  dan survei Rp150 ribu untuk tiga kali survei.

“Untuk kuota pendaftaran Program Kartu Prakerja di Sumsel berjumlah 83159 orang. Pendaftaran tahap pertama sampai tanggal 3 April. Dan sekarang dibuka pendaftaran tahap kedua, selama kuota belum terpenuhi, pendaftaran masih dibuka,” kata Yanuarpan. #nti

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here