Puber Kedua Mengintai Pria di Usia Ini, Perhatikan Ciri-Cirinya, para Istri Harus Waspada

    Puber kedua adalah istilah ini pada umumnya dipakai untuk menggambarkan perubahan perilaku maupun sifat dari pria atau wanita paruh baya yang kembali seperti remaja. (FOTO: ILUSTRASI).

    Palembang, SumselSatu.com

    Puber kedua merujuk pada perubahan fisik, emosional, maupun sosial yang terjadi pada orang paruh baya seperti yang dialami selama masa pubertas pada remaja.

    Puber kedua merupakan sebuah istilah yang kerap digunakan ketika seorang pria kembali berdandan layaknya anak muda di usianya yang menuju paruh baya. Pada umumnya, saat mengalami puber kedua, pria yang sudah menikah kembali mulai melirik wanita lagi.

    Dikutip dari Grid.ID, beberapa pihak sebenarnya meragukan apakah kondisi puber kedua ini benar-benar terjadi. Pubertas sendiri adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa dengan ditandai perubahan fisik dan psikologis.

    Secara perubahan fisik, tanda ini terkait dengan kematangan seksual. Sementara itu, di fase dewasa, puber kedua lebih dikaitkan dengan perubahan psikologis.

    “Biasanya di usia ini mulai mengalami penurunan hormon sehingga takut menjadi tua. Akibatnya mereka jadi lebih memperhatikan penampilannya, mungkin mirip dengan perilaku remaja berusia 17-20 tahun,” kata dr Aditya Suryansyah, SpA dilansir dari Kompas.com.

    Usia yang dimaksud yaitu 35-45 yang tak lain adalah peralihan dari dewasa menuju paruh baya. Terdapat 6 tanda yang terdiri dari fisik serta psikologis yang dapat menandakan seseorang tengah mengalami puber kedua.

    Berikut tanda-tanda secara fisiologis yang dialami pria dengan puber kedua:

    Adanya rambut tambahan

    Di fase puber kedua, seorang pria biasanya mendapat rambut tambahan yang lebih lebat dan panjang. Rambut ini bisa tumbuh di beberapa tempat seperti punggung, termasuk juga semakin lebat dan panjangnya rambut di hidung dan telinga.

    Pertumbuhan fisik

    Puber kedua umumnya juga disertai dengan pertumbuhan fisik secara cepat. Kondisi ini juga membuat bagian tubuh tertentu tidak tumbuh secara proporsional.

    Perubahan suara

    Jika pada puber pertama pria mengalami perubahan suara yang lebih besar, di puber kedua ini umumnya suara mereka berubah menjadi lebih dalam.

    Sementara itu, menurut Psikolog UI Zainoel B Biran, tanda-tanda puber kedua pria dari aspek psikologis sebenarnya adalah munculnya ketertarikan lebih pada lawan jenis.

    Perasaan tersebut membuat pria yang menuju paruh baya ini begitu memperhatikan penampilannya, seperti misalnya :

    Senang berpenampilan modis

    Penampilan pria yang tengah merasakan puber kedua terlihat dari penampilannya yang berubah seperti jenis pakaiannya berbeda.

    Kondisi tersebut meliputi bajunya lebih modis, celananya lebih modis, lebih memperhatikan kerapian dan seterusnya.

    Rambut disisir lebih rapi

    Jika pada usia kepala tiga seorang pria jarang memperhatikan kerapian rambutnya, berbeda di usia kepala empat.

    Pria di usia kepala empat lebih memperhatikan tatanan rambutnya. Hal tersebut bisa jadi merupakan salah satu tanda puber kedua yang dialami pria.

    Memakai wangi-wangian

    Perbedaan mencolok lainnya yang diperlihatkan pria dengan puber kedua yaitu memakai parfum, baik di rumah maupun ketika hendak pergi.

    Apabila sebelumnya pria jarang menggunakan parfum, namun di usia 40-an dia menggunakannya dengan perubahan yang signifikan, itu juga bisa jadi salah satu tanda puber kedua. #Fly

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here