‘Saya Kembali ke Habitat Karena Dulunya Mapala’

58
AKLAMASI-Beni Hernandi terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Provinsi FPTI Sumsel di Aula KONI Sumsel, Rabu (4/4/2018) malam.

 

Palembang, SumselSatu.com

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumsel Beni Hernandi mengaku senang terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Provinsi (Musprov) di Sekretariat KONI Sumsel, Rabu (4/4/2018) malam. Beni merasa kembali ke habitatnya karena saat masih kuliah dia adalah tergabung dalam organisasi Mahasiwa Pecinta Alam (Mapala) yang sangat sinkron dengan panjat tebing.

“Perlu saya jelaskan, bahwa tidak ada paksaan dan rayuan agar saya mau menjadi Ketua FPTI. Namun, untuk menjalan roda organisasi ini saya perlu dibantu kawan-kawan yang sudah memahami dan berpengalaman,” kata Beni Hernandi usai terpilih secara aklamasi pada Musprov FPTI Sumsel.

Dia menerangkan, dalam organisasi olahraga seharusnya tidak ada yang namanya mengambil keuntungan pribadi. Ini merupakan panggilan dan sudah tentu ada pembinaan dan prestasi.

“Intinya, saya kembali ke habitat. Karena saya sendiri dari Mapala, walaupun sekarang sudah tidak bisa lagi manjat dinding,” terangnya.

Untuk kepengurusan ke depan, jelas Beni, pihaknya tetap merangkul pengurus yang sebelumnya. Karena dari pengalaman yang bagus dari pengurus sebelumnya juga ada yang harus di lanjutan

“Kalaupun ada yang harus diubah, tidak sampai terjadi perubahan yang radikal. Saya juga harus melakukan pembenahan di sana sini, konsolidasi dan akhirnya bermuara pada prestasi. Sayai berharap dukungan dari semuanya, agar selama masa kepemimpinannya, FPTI Sumsel lebih berprestasi dari sebelumnya. Saya juga mohon dukungan dari kawan-kawan pengurus. Karena saya tidak bisa bekerja sendiri. Nah, untuk FPTI Sumsel, nanti ada dua ibukota, yakni Palembang dan Muba,” tukas Beni di hadapan peserta Musprov yang terdiri dari FPTI Kota Palembang, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Empat Lawang, Pagar Alam, Muaraenim, OKU Timur, OKI, Prabumulih, OI, Lubuk Linggau, dan Pengprov Sumsel,

Sementara Sekretaris Jenderal FPTI Pusat Sapto Hardiono menuturkan, ada 22 atlet yang bergabung di Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas) saat ini. Pada Juli mendatang, akan dilakukan degradasi karena hanya 10 putra dan 10 putri yang akan mewakili Indonesia pada perhelatan yang diikuti oleh 45 negara Asia itu.

Sapto melanjutkan, jika venue panjat tebing cepat selesai maka secepatnya juga atlet Pelatnas akan menjalani pemusatan latihan di venue yang berada di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) itu.

“Kalau cepat selesai, Pelatnas bisa kemari, jangan mepet supaya Pelatnas bisa masuk kemari. Kita berharap bulan mei, setelah lebaran bisa pelatnas di sini,” ujarnya. #ari

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here