Selamat Datang Kembali, Coach

28
Kas Hartadi

Palembang, SumselSatu.com

Kas Hartadi selangkah lagi bakal menjadi Pelatih Sriwijaya FC. Jika itu terealiasasi, pelatih berjuluk Kijang dari Solo ini memastikan bakal mengandalkan 70 persen pemain senior.

Pelatih asal Solo ini menilai, untuk mengarungi kompetisi Liga 2, butuh pemain dengan mental yang kuat dan pengalaman.

“Jadi bagusnya 70 persen pemain senior dan 30 persen pemain junior. Tapi, saya masih menunggu keputusan manajemen, kalau komunikasi sudah dan cukup positif,” ucap Kas Hartadi, Kamis (14/3/2019).

Pelatih berusia 48 tahun ini menilai, kompetisi di Liga 2 lebih keras dari Liga 1. Pemain yang turun bermain sangat ngotot dan pertandingan juga cukup padat dan harus terus meraih kemenangan.

Berbeda dengan Liga 1 yang kalah tidak terlalu memberikan dampak yang besar, di Liga 2 tim yang satu kali menelan kekalahan terancam gagal promosi ke Liga 1 karena persaingan yang sangat ketat.

“Butuh mental yang kuat untuk dapat menghadapi semua tekanan itu. Jika dipercaya melatih SFC berencana akan merekrut pemain berpengalaman,” tegasnya.

Mantan Pelatih Kalteng Putra ini sudah punya gambaran siapa saja yang bakal ia proyeksi untuk masuk ke SFC nantinya.

“Saya ingin sekali kembali bergabung bersama SFC, semoga saja tahun ini berjodoh,” ujarnya.

Masih kata Kas, saat ini dia tidak melamar ke tim manapun, ia masih menunggu keputusan dari manajemen terkait surat lamaran yang sudah ia layangkan.
Saat ini, pelatih yang telah berhasil mengantarkan SFC juara ISL musim 2011/2012 ini bebas transfer.

“Saya di rumah saja dan terus mengikuti perkembangan SFC,” ucapnya.

Seperti diketahui, SFC baru saja terdegradasi ke Liga 2 2019 setelah menempati peringkat ke-17 pada klasemen akhir Liga 1 2018 dengan koleksi 39 poin dari 34 pertandingan.

Musim ini, tim asal Sumsel ini melakukan perombakan besar-besaran. Tidak hanya jajaran pelatih dan pemain, jajaran manajemen tim dan bahkan direksi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) pun besar kemungkinan akan mengalami perubahan meski tidak 100 persen. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here