Sengketa Tapal Batas Teloko-Serigeni Berakhir Damai

56
BERSALAMAN-Bupati OKI bersalaman usai menyerahkan SK tapal batas, Senin (5/2/2018).

Kayu Agung, SumselSatu.com

Setelah sempat menjadi sengketa sekian lama, tapal batas antara Desa Teloko dengan Desa Srigeni Baru serta Desa Tanjung Serang, Kecamatan Kayu Agung, Senin (5/2/2018), berakhir damai. Hal ini ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) Tapal Batas kepada Kepala Desa (Kades) oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Iskandar.

Tapal batas ini sendiri telah menjadi kesepakatan antara tokoh masyarakat, pemerintah desa bahkan, Bupati OKI juga telah menyepakati tapal batas tersebut. Menurut Iskandar, 100 persen, tapal batas di OKI ini sudah selesai. Selanjutnya, telah disepakati ini harus segera dikelola.

“Sengketa tapal batas desa ini selama ini memang menjadi penghambat dalam pembangunan. Tanah ini bersinggungan dengan perusahaan, mereka belum membangun plasmanya karena sebelumnya masih sengketa tapal batas. Dengan selesainya sengketa ini, berarti perusahaan juga kemungkinan akan segera membangun plasmanya,” jelas Iskandar.

Iskandar menambahkan, perusahaan belum bisa membangun plasma selama ini, dikarenakan belum jelas pemilik lahan tersebut. Makanya,a perusahaan belum membangun, karena takutnya menimbulkan cekcok.

“Selain bisa dibangun plasma oleh perusahaan, lahan-lahan ini bisa segera dikembangkan untuk cetak sawah. Jadi nanti kita bangun dengan sistem terbaru, plaster. Itu kita bendung dan bisa dilewati motor. Dengan itu, diharapkan petani ini bisa tanam minimal setahun sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Desa Teloko Suwadi atau yang akrab disapa Mak Wid mengucapkan terima kasih atas penyelesaian sengketa tapal batas tersebut. Menurutnya, sengketa tersebut juga telah berjalan selama bertahun-tahun.

“Dan Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih sengketa tapal batas ini selesai. Kami mengharapkan dengan selesainya sengketa tersebut pembangunan di Desa Teloko khususnya bisa segera dilakukan salah satunya program cetak sawah dan plasma yang telah diungkapkan oleh Bupati,” kata Mak Wid mewakilan masyarakat desa. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here