
Palembang, SumselSatu.com
Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Selatan (Sumsel) optimis, setelah debat calon presiden (capres) kedua, elektabilitas pasangan Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin akan terus meningkat.
Optimisme ini diutarakan Ketua TKD Jokowi – Ma’ruf Sumsel, Syahrial Oesman (SO) usai nobar debat capres, Minggu (17/2/2019) malam, di posko TKD Kota Palembang, Jalan R Sukamto, Palembang. Menurut Syahrial, debat ini berpengaruh terhadap elektabilitas pasangan calon.
“Kami yakin elektabilitas Pak Jokowi akan terus naik. Wajar beliau busines, sudah terbukti melakukan program nyata untuk rakyat. Mudah-mudahan Jokowi menang, karena lebih baik dan menguasai semua bidang,” ucap mantan Gubernur Sumsel ini.
Optimisme juga ditunjukkan Ketua TKD Jokowi – Ma’ruf Kota Palembang, Darmawan mengatakan, pihaknya akan terus melakukan program ketuk rumah masyarakat. “Kita akan meng-counter berita negatif yang menyudutkan Jokowi. Kita optimis bisa meraih 60 persen suara untuk Pak Jokowi, relawan akan terus bergerak, bersinergi. Insyaallah menambah elektabilitas,” katanya.
Sementara itu, pengamat politik Joko Siswanto menilai, dari debat semalam terlihat kalau Capres nomor 02 Prabowo Subianto, hanya bicara secara kualitatif, tidak ada angka-angka.
“Paling tidak ada angka, jadi jelas, hanya akan akan, hanya janji. Mestinya ada contoh harga beras sekian, kalau jadi presiden turun,” ulas Joko.
Sedangkan Capres nomor 01, Joko Widodo, lanjut Joko, menggambarkan data infrastruktur, pangan, dan energi, yang didukung angka sehingga lebih bisa diterima penonton.
Hal senada diungkapkan Bagindo Togar. Dia menilai, Jokowi memiliki data faktual, ada standarnya. “Kalau melihat figur cerdas pilih Jokowi,” tandasnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Sumsel, HM Giri Ramanda yang juga ikut nobar, mengatakan, Jokowi terlihat lebih jelas programnya. “Target capaian lima tahun kedepan sangat jelas, mulai dari bidang infrastruktur, enegi, dan lingkungan,” ujar Giri. #nti