Suparman Romans Bertekad Majukan Dunia Olahraga

66
Suparman Romans. (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Maju menjadi calon legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel, Suparman Romans menyatakan dirinya bertekad akan memajukan dunia olahraga.

Saat ini, Suparman terdaftar sebagai caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di daerah pemilihan (dapil) Palembang 2 meliputi Kecamatan Alang Alang Lebar, Sukarami, Kemuning,  Ilir Timur (IT) I, IT II, IT III, Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang.

“Obsesi saya adalah pembangunan olahraga dari semua pihak. Karena kami penggiat olahraga merasa alokasi anggaran untuk olahraga masih minim,” ujar Suparman saat diwawancarai di ruang kerjanya di Kantor KONI Kota Palembang, Jumat (7/12/2018).

Ketua Umum KONI Palembang ini menjelaskan, membina olahraga tidak beda dengan membina pendidikan formal. Pasalnya, untuk memperoleh atlet berbakat tidak bisa instan,  perlu waktu untuk prosesnya.

“Pembinaan olahraga ini misalnya dari sisi iptek dan sport science. Bibit olahraga itu dihitung otot-otonya untuk menentukan arah olahraganya. Misalnya otot besar untuk cabor renang. Tungkai besar ke olahraga lari. Kalau dipaksakan dia tidak akan maksimal, karena paling menjadi juara olahraga even lokal. Sedangkan untuk  level internasional tidak bisa menjadi juara, ” katanya.

Suparman mencontohkan, di Cina sudah menggunakan iptek dalam menentukan bidang olahraga atlet. Untuk meraih prestasi pembinaannya sudah terukur, dipakai pola pembinaan olahraga secara modern.

“Bicara iptek, berkesimbungan. Tidak bisa teori. Harus dipraktikkan. Untuk memperoleh atlet berprestasi pertama punya bakat, kedua mendapat pelatihan profesional, sehingga dia dilatih pelatih qualified. Ketiga, dia diberi kesempatan untuk ikut kompetisi, terkahir tersedia anggaran untuk kegiatan. Untuk memperoleh atlet yang potensial, perlu  dijaga makanannya,” tegas Suparman.

Suparman sendiri menilai, pemerintah belum memprioritaskan olahraga. Sehingga porsi anggaran untuk olahraga tidak lebih 0,5 persen dari anggaran. Padahal untuk pendidikan mencapai 20 persen.

“Olahraga ini memiliki banyak manfaat, diantaranya menangkal jangan sampai orang sakit. Kedua, prestasi, karena dapat mengharumkan nama bangsa karena  bendera Merah Putih bisa berkumandang jika atlet kita meraih prestasi di dunia internasional. Dan ketiga membina anak-anak generasi muda agar terhindar dari hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba, begal, dan aksi kenakalan remaja lainnya. Jadi banyak sisi positif bagi anak-anak dengan mengembangkan dunia olahraga,” pungkasnya. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here