Tahun 2017 Jumlah Kendaraan di Sumsel Mengalami Peningkatan

712
Ilustrasi volume kendaraan

Palembang, SumselSatu.com

Kemacetan sekarang sering terjadi di beberapa titik di kota Palembang seperti di jalan Radial, jalan Soedirman, jalan HA Bastari. Hal ini menandakan kemajuan yang signifikan terjadi di kota yang terkenal dengan Sungai Musinya ini.

Hal itu pun terbukti dengan semakin bertambahnya jumlah kendaraan yang lalu lalang di jalanan kota Palembang. Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui kepala bidang Pajak mengatakan, memang terjadi peningkatan kendaraan di tahun 2017.

“Saat ini kendaraan yang aktif di Sumsel yakni sebanyak 1.066.403 kendaran. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2016, meskipun tidak terlalu signifikan hanya sekitar 2 persen sampai 5 persen”, ujarnya ketika di jumpai di ruang kerjanya, Kamis (4/1/2018).

Ia mengaku, untuk total kendaraan di Sumsel, ia memprediksi berkisar 3 juta dari tahun 2006 sampai tahun 2017. Tapi, tidak seluruh kendaraan ini beroperasi, ada juga yang tidak beroperasi lagi dikarenakan rusak dan lain sebagainya.

“Data ini didapatkan sejak adanya sistem informasi komputer di Bappeda,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan, jika meningkatnya jumlah kendaraan yang aktif ini, maka terlihat pertumbuhan kendaraan di Sumsel. Lantaran, sajian kreditan kendaraan yang semakin mudah dan murah, serta adanya aplikasi seperti Grab dan Gocar sehingga masyarakat pun membeli kendaran baru.

“Meski tidak signifikan tapi kendaraan di Sumsel bertambah sehingga wajar menyebabkan kemacetan,”  jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan lebih mengoptimalkan lagi penarikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mengingat target PKB 2018 meningkat menjadi Rp 875 miliar dari sebelumnya hany Rp 850 miliar. “Kami akan optimalkan lagi penarikan pajak terutama PKB, bahkan kalau bisa door to door untuk menagih Pajak yang menunggak. Upaya ini juga guna dapat mendata berapa banyak kendaraan yang beredar di Sumsel,” tutupnya. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here