
Palembang, SumselSatu.com
Pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan siap mendampingi petugas terkait dalam menyelesaikan konflik daerah irigasi (DI) Kelingi, Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kota Lubuklinggau.
Pernyataan ini diutarakan Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono pada rapat koordinasi (rakor) dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII dan Pemprov Sumsel, Selasa (7/5/2019), di Kantor BBWS Sumatera VIII.
Rakor bertujuan mencari solusi dan mencari jalan tengah terkait konflik di Daerah Irigasi Kelingi, antara pengusaha kolam ikan dengan petani sawah dan kebun.
“Apabila masih ada permasalahan seperti ini, kita TNI akan membantu. Ke depan akan kita adakan pendampingan kepada petugas, tetapi yang akan kita lakukan yaitu akan panggil seluruh kelompok tani,” ujar Danrem.
Danrem memastikan, pihaknya akan lakukan langkah-langkah terbaik untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan ini.
Hadir dalam rakor tersebut, Kepala BBWS Sumatera VIII, Danrem 044/Gapo, Dir KKI Ditjen Perikanan Budidaya Kelautan dan Perikanan, Dir lrigasi Pertanian, Ditjen P5P Kementan, Dir Perluasan dan Perlindungan Lahan, Dir Bina OP Ditjen SDA Kemen PUPR, Sekda Provinsi Sumsel, Sekda Kabupaten Musi Rawas, Sekda Kota Lubuklinggau, dinas terkait, dan para pejabat di lingkungan Kantor BBWS Sumatera VIII. #nti