Waduh, Sudah Tujuh Bulan Guru Honor Tidak Gajian

68

Palembang, SumselSatu.com

Kondisi miris dialami guru honor Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Palembang, karena mereka sudah tujuh bulan belum menerima gaji pascapelimpahan wewenang dari kabupaten ke provinsi. Parahnya lagi, dana Program Sekolah Gratis (PSG) belum juga dibayarkan sehingga memperburuk nasib mereka.

Hal ini diungkapkan salah seorang guru honor SMK negeri di Palembang, Meri. Dia menceritakan untuk pembayaran gaji dari bulan Januari 2017 sampai bulan Oktober belum dibayarkan. Ia mendesak pemerintah agar segera mencairkan dana PSG, agar para guru honor bisa menerima gaji.

“Ya, apalagi sekarang ini kebutuhan meningkat dan gaji kami sangat kurang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Meri, Selasa (31/10/2017).

Sebagai guru honor dia berharap agar Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel dalam waktu dekat segera mungkin dapat mencairkan dana PSG. Sesuai dengan informasi yang diterima dari pihaknya, kabarnya akan segera cair tapi sampai sekarang ini belum kunjung cair. 

“Menurut aturan gaji guru honor ditentukan per triwulan. Jadi sudah triwulan dua gaji kami belum dibayarkan, triwulan pertama Januari, Februari, Maret dan triwulan kedua April, Mei dan Juni, kalau dihitung sudah enam bulan kami tidak gajian, padahal kebutuhan anak sekolah dan kebutuhan pokok makan sehari-hari harus ada. Untuk mencukupi itu, sudah pasti harus pintar berhemat dan mencari uang tambahan atau mengajar di tempat lain. Kalau cuma mengajar di sini saja, yang jelas tidak cukup buat memenuhi kebutuhan,” ungkapnya.   

Sementara itu, Kepala SMK negeri yang enggan disebutkan namanya menceritakan dana PSG ini sudah lama belum cair. Padahal dana itu untuk kebutuhan gaji para guru honor. Untuk gaji guru honor saja bisa mencapai Rp60 juta dari 50 guru honor maupun tenaga guru honor lainnya. 

“Sedangkan dana PSG sendiri hanya dapat Rp200 juta per triwulannya. Jika tidak ada solusinya tentu kami akan memakai dana komite sekolah dalam menalangi gaji guru honor. Saya sendiri tidak tega melihat mereka sudah tujuh bulan bekerja, namun sampai sekarang gaji mereka belum dibayarkan, yang pastinya saya akan cari solusinya,” jelasnya. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here