Warga Talang Ubi Keluhkan Air PDAM Mengalir Hanya 20 Menit

21
AIR-----Salah seorang pelanggan PDAM Lematang Enim tengah memeriksa meteran air. (FOTO: SS1/HABIBI)

PALI, SumselSatu.com

Warga Ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Talang Ubi mengeluhkan krisis air bersih. Air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lematang Enim yang mengalir ke rumah penduduk tidak dapat memenuhi kebutuhan air bersih.

“Lima hari terakhir sempat mengalir, hanya saja tidak berlangsung lama, menyalanya sekitar 10-20 menit. Tentu tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Bahkan untuk mengisi bak mandi saja tidak cukup,” ujar Dwi Yuliani (33), warga Kelurahan Handayani Mulya, Talang Ubi, kepada SumselSatu, Sabtu (17/8/2019).

Ibu rumah tangga itu mengatakan, terpaksa membeli sedikitnya tiga galon air per hari dengan harga Rp15 ribu.

Akibat kesulitan air bersih, ada warga yang terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang berada di dekat danau. Seperti yang dialami Rizal (37) warga Talang Ubi. Dia harus ke rumah keluarganya di Komplek Pertamina Pendopo untuk mandi. Bahkan, tidak jarang dia membawa kedua puteranya mandi di lebung atau danau.

“Air PDAM sudah lama tak hidup. Kalaupun idup tidak lama. Kami harap pihak terkait bisa memberikan solusi kekeringan serta kesulitan air bersih ini,” kata Rizal.

Terpisah, Bupati PALI Heri Amalindo mengaku, dirinya juga sudah mendengarkan banyak keluhan dari masyarakat, khususnya di Kecamatan Talang Ubi, terkait sulitnya air bersih.

Pemerintah Kabupaten PALI telah menyiapkan empat mobil tangki untuk menyalurkan air kepada masyarakat PALI, khususnya di Ibukota Kabupaten PALI Talang Ubi.

“Kami siapkan empat mobil tangki dalam sehari, hanya saja memang pembagiannya tidak merata, misalnya yang depan dapat dan yang belakang tidak dapat. Artinya ini butuh koordinasi pembagian pendistribusian air minum ini,” kata Heri.

Ketua DPRD PALI Soemarjono mengatakan, pihaknya akan memanggil manajemen PDAM Lematang Enim untuk mengetahui penyebab singkatnya waktu air PDAM mengalir. Termasuk juga membahas pemindahan PDAM Lematang Enim dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim ke Pemkab PALI.

Insya Allah akan kami panggil PDAM Lematang Enim. Semoga ke depan warga PALI tidak lagi kesulitan air bersih,” katanya. #abi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here