Ustadz Abdul Somad Ajak Mahasiswa Polsri Teladani Nabi Muhammad SAW

268
CERAMAH ---- Ustadz Abdul Somad, Lc, MA saat memberi ceramah tentang Nabi Muhammad SAW pada peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di kampus Polsri Palembang, Kamis (29/11/2018). (FOTO: SS1/YANTI)

Palembang, SumselSatu.com

Pada kesempatan tampil di kampus Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Palembang, Ustadz Abdul Somad, Lc, MA mengajak para mahasiswa dan mahasiswi untuk meneladani Nabi Muhammad SAW.

Ajakan ini disampaikan pada acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW bertema ‘Membentuk Pribadi Berakhlakul Karimah dengan Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan’ yang digelar di aula Polsri, Kamis (29/11/2018).

Ribuan mahasiswa Polsri sangat antusias menyimak ceramah Ustadz Abdul Somad atau sering dipanggil UAS itu.

Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad mengajak mahasiswa dan mahasiswi Polsri untuk senantiasa meneladani sikap Nabi Muhammad SAW. Sikap Rasulullah yang harus diteladani yakni, Nabi Muhammad SAW tidak pernah minta uang pada orangtuanya.

“Ini memberikan pelajaran kepada kita untuk hidup mandiri. Anak-anak kalau pun minta uang dengan orangtua jangan memaksa, tahan-tahan selera,” ujar UAS.

Sikap lain Nabi Muhammad SAW yang harus dicontoh, lanjut Ustadz Abdul Somad, adalah Nabi sejak kecil sudah bekerja dengan cara menggembalakan kambing dan berdagang. Itu menunjukkan kalau Nabi Muhammad SAW memiliki jiwa entrepreneur.  “Adik-adik yang pandai buat pempek lanjutkan, bangkitkan jiwa entrepreneur kalian,” imbuh UAS.

Selanjutnya, sambung Ustadz Abdul Somad, sikap Nabi Muhammad SAW yang juga patut ditiru adalah tidak pernah pacaran. “Ikutilah sikap Nabi Muhammad SAW yang tidak pernah pacaran.  Karena pacaran akan merugikan perempuan dan dapat merusak masa depan,” ujar UAS.

Direktur Polsri, Ahmad Taqwa. (FOTO: SS1/YANTI)

Sementara Direktur Polsri, Ahmad Taqwa mengatakan, dalam memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, pihaknya sengaja menghadirkan Ustadz Abdul Somad.

“Konsep pembelajaran itu adalah mental,  spiritual, dan karakter. Itu jauh lebih penting pembinaan mental dan spiritual,” ujarnya.

Menurut Ahmad Taqwa, berdasarkan dasar Negara Pancasila, pembinaan mental dan spiritual ada di sila pertama,  kedua, dan ketiga. “Kita berharap pondasi mental, spiritual, dan ketaqwaan mahasiswa dapat terbentuk dengan mendengarkan ceramah dari Ustadz Abdul Somad. Apalagi, mahasiswa sangat menggemari ceramah Ustadz Abdul Somad,” ucapnya. #nti

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here