
PALI, SumselSatu.com
Pembangunan jalan cor beton di Jalan Perigi Golf Permai, RT 02, RW 01, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuai protes warga sekitar.
Protes warga bukan tanpa alasan. Pasalnya, jalan cor sepanjang lebih kurang 180 meter dengan lebar tiga meter itu, terkesan dibangun asal jadi dan kurang semen karena terlihat sudah mulai berlubang. Warga pun merasa tidak puas dengan pembangunan jalan yang tak pernah menampilkan papan proyek sehingga warga menyebutnya proyek ‘siluman’.
Seperti dikeluhkan Seno, Ketua RT 02. Kepada SumselSatu.com, Jumat (7/9/2018), dia menjelaskan, pembangunan jalan tersebut sudah selesai sekitar lima hari lalu. Namun, sejak awal pembangunan dimulai hingga selesai pengerjaan, tidak pernah ada komunikasi kepadanya selaku Ketua RT setempat.
“Pernah ada orang yang mengajak saya mengukur jalan sebelum mulai pembangunan, namun saya tidak setuju karena pembangunan jalan di sana tidak sesuai dengan usulan kami, warga RT 02, RW 01. Selain letaknya mengarah ke kebun, jalan itu pula tidak memiliki asas manfaat karena jalan di tengah pemukiman warga justru masih tanah, kalau hujan becek dan berlumpur,” ucapnya.
Selain itu, kualitas jalan cor beton itu diragukan warga. “Sepertinya adukan semen kurang, karena pinggiran jalan mudah hancur. Kemudian terlihat cor agak tua, karena diaci semen, kalau dilewati mobil pasti langsung hancur. Tentu kami harap jalan ini diperbaiki, kalau memang ini jalan pembangunan pribadi, apa boleh buat. Tetapi kalau dananya bersumber APBD PALI, tentu kami tidak terima dan meminta agar Pemkab PALI tidak membayar pekerjaan tersebut sebelum diperbaiki,” tegas Seno didampingi warganya.
Sementara itu, Ir Hj Etty Murniaty, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten PALI, belum bisa diminta tanggapan. #abi