
Palembang, SumselSatu.com
Universitas Sriwijaya (Unsri) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 pada Senin (25/5/2026) siang. Hasilnya cukup mengejutkan, sekaligus menjadi bukti ketatnya persaingan tahun ini, sebanyak 86 persen peserta dipastikan gugur dan gagal menembus salah satu Perguruan Tinggi nlNegeri (PTN) terbesar di Sumatera Selatan tersebut.
Berdasarkan data resmi pihak universitas, tingkat kelulusan SNBT Unsri tahun ini hanya menyentuh angka sekitar 14 persen. Artinya, mayoritas pendaftar harus menelan kekecewaan karena belum berhasil mengamankan kursi di kampus tersebut.
Rektor Unsri Prof Taufiq Marwa menegaskan bahwa ketatnya persaingan ini terjadi karena keterbatasan daya tampung yang berbanding terbalik dengan tingginya minat masyarakat. Beliau juga memastikan bahwa proses seleksi berjalan sangat transparan dan objektif.
“Semua yang lulus melalui jalur SNBT, semuanya melalui jalur tes. Ini hasil seleksi murni berbasis ujian tertulis tanpa intervensi apa pun,” ujar Prof Taufiq Marwa dalam konferensi pers di Aula Bukit Besar Unsri, Senin (25/5/2026).
Menanggapi besarnya angka ketidaklulusan yang mencapai 86 persen tersebut, Rektor Unsri mengimbau para calon mahasiswa yang gagal agar tidak berkecil hati atau patah arang. Menurutnya, kegagalan di jalur SNBT bukanlah akhir dari segalanya.
“Masih banyak kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Jangan putus semangat, karena masa depan tidak hanya ditentukan dari satu jalur seleksi saja,” pesan Prof Taufiq menyemangati para peserta.
Sebagai langkah cepat untuk menampung tingginya minat calon mahasiswa, Unsri langsung membuka pendaftaran Jalur Seleksi Mandiri mulai hari ini, Selasa (26/5/2026). Jalur ini menjadi kesempatan emas kedua bagi puluhan ribu peserta yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos SNBT.
Pada tahun akademik 2026, Unsri sendiri menyediakan total daya tampung sebanyak 9.455 kursi untuk mahasiswa baru. Sesuai dengan regulasi yang berlaku, kuota tersebut dibagi ke dalam tiga jalur utama dengan rincian SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) sebesar 20 persen, SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) sebesar 40 persen, dan Seleksi Mandiri sebesar 30 persen.
Sementara itu, pendaftaran Jalur Mandiri Unsri melalui skema SMMPTN-Barat atau USMB dijadwalkan berlangsung hingga awal Juni 2026.
Calon peserta diminta segera menyiapkan seluruh dokumen persyaratan dan memantau informasi resmi melalui laman Universitas Sriwijaya agar tidak tertinggal jadwal maupun ketentuan biaya ujian. Dengan dibukanya jalur mandiri tersebut, Unsri berharap semakin banyak calon mahasiswa berkesempatan melanjutkan pendidikan tinggi. #nti









