Musim Kemarau dan Ancaman Karhutla, Beruang Liar Muncul di Perbatasan Rawas Ilir-Nibung Muratara

BERUANG MUNCUL---Penampakan beruang liar melintas di jalan kawasan perbatasan Kecamatan Rawas Ilir dan Kecamatan Nibung, Musi Rawas Utara, Sumsel, Jumat (18/9/2026). (FOTO: SS 1/IST).

Musi Rawas Utara, SumselSatu.com

Kemunculan seekor beruang liar di kawasan hutan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menggegerkan warga setempat setelah fotonya beredar luas di media sosial, Sabtu (19/9/2026).

Satwa tersebut dilaporkan terlihat di wilayah perbatasan Kecamatan Rawas Ilir dan Kecamatan Nibung, Jumat (18/9/2026). Diduga, beruang itu keluar dari habitatnya untuk mencari sumber makanan dan air.

Informasi kemunculan beruang pertama kali dibagikan oleh seorang warga, Agung Firdaus, melalui akun Facebook pribadinya. Ia menyebut satwa itu terpantau di area persimpangan jalan baru Triaryani menuju SP2.

“Sempat terlihat di jalan baru Triaryani menuju SP 2,” ujar Agung.

Dalam unggahannya, Agung menceritakan sempat ditegur petugas keamanan setempat saat melintasi lokasi tersebut dan diminta untuk tidak melintas pelan-pelan mengingat keberadaan beruang di sekitar area itu.

Menanggapi kabar yang beredar, Kanit Reskrim Polsek Rawas Ilir Ipda Rilo Waskitha menyatakan pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan resmi dari warga terkait penampakan satwa liar tersebut.

Rilo menduga, munculnya beruang ke permukiman warga terkait erat dengan kondisi musim kemarau yang tengah berlangsung sehingga menyulitkan satwa itu menemukan makanan dan minuman di dalam hutan. Selain itu, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang juga melanda kawasan Sumsel turut diduga menjadi faktor pendorong keluarnya beruang dari habitat aslinya karena ketakutan akan api.

“Diduga dia ini keluar karena musim kemarau, jadi mencari makan sama minum. Selain itu bisa juga karena karhutla karena takut sama api,” ujar Rilo. #fly/dtc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here