Bantu Pengusaha, Pemprov Sumsel Beri Bantuan Rp2,69 Miliar

36
Ilustrasi Pengusaha UMKM

Palembang, SumselSatu.com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel akan menganggarkan dana sebesar Rp2,69 miliar. Dana ini diberikan untuk meningkatkan daya saing para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).dana itu digunakan untuk mendukung semua program UMKM yang dialokasikan pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel.

“Dana itu bisa digunakan untuk program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UMKM, pengembangan sistem pendukung usaha bagi UMKM, peningkatan kualitas kelembagaan koperasi, perkuatan permodalan UMKMK dan peningkatan kegiatan usaha UMKMK. UMKM adalah sektor yang sangat berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Nasrum Umar dalam rapat koordinasi penyaluran KUR dan peningkatan Daya Saing UMKM tahun 2017 yang berlangsung di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Selasa (19/9/2017).

Menurut dia, UMKM adalah sektor yang sangat berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, sektor UMKM merupakan mayoritas jenis usaha yang ada di Indonesia hingga mencapai 99,9% dengan pelaku usaha mencapai 57,8 juta.

Sementara sektor UMKM di Provinsi Sumsel sendiri pada kurun waktu tahun 2012 sampai dengan tahun 2017 terus mengalami pertumbuhan dengan rata-rata pertumbuhan jumlah UMKM mencapai 4,8% per tahun. Pertumbuhan ini perlu dipertahankan atau bahkan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.

“Pertumbuhan ekonomi Sumsel saat ini didorong oleh belanja infrastruktur dalam rangka Asian Games 2018. Setelah Asian Games berakhir nantinya sektor UMKM merupakan salah satu sektor potensial sebagai subtitusi belanja infrastruktur pendorong pertumbuhan ekonomi di Sumsel. Program KUR ini bukan hanya program pemerintah pusat saja, tetapi program kita semua, oleh karena itu mari kita bersama-sama sesuaikan dengan perannya masing-masing untuk mensukseskan program KUR ini,” sambungnya.

Dalam memberikan dukungan bagi sektor UMKM, Nasrun mengatakan, pemerintah telah banyak menggulirkan berbagai bentuk skema pembiayaan, salah satunya adalah KUR. Kemudian, dalam APBN tahun 2017 Pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi bunga KUR sebesar Rp 9,02 triliun.

Subsidi KUR ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk memajukan UMKM di Indonesia, terutama dalam menghadapi berbagai risiko ketidakpastian global.

“Pemerintah Pusat terus menjalankan perannya sesuai dengan kewenangan dan kewajibannya dan diharapkan juga Pemda untuk dapat menjalankan perannya dengan sebaik-baiknya. Kami berharap rapat ini bisa menjadi upaya peningkatan dukungan bagi UMKM,” harap Nasrun.

Sementara itu, Kanwil Ditjen Pembendaharaan Provinsi Sumsel Sudarso menyampaikan pemerintah telah memberikan perhatian terhadap para pelaku UMKM. Salah satunya tadi adalah anggaran subsidi untuk bunga dalam rangka penyaluran KUR sebesar 9 triliun pada APBN tahun 2017.

“Maka itu dalam rangka memonitoring dan evaluasi penyaluran KUR dan peningkatan daya saing UMKM di Sumsel. Diharapkan semoga pelaksanaan rakor ini para pelaku UMKM di Sumsel akan memiliki daya yang lebih baik dan dapat menunjang perekonomian di Provinsi Sumsel,” jelas dia. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here