Dua Tahun Pimpin Muratara, Syarif-Devi Bangun Gardu Induk

86
DIMULAI---Bupati Muratara, H Syarif Hidayat bersama General Manager PT PLN Wilayah Sumbagsel, Dadi Muhrino melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan GI Muratara.

Muratara, SumselSatu.com

Dua tahun kepemimpinan Bupati Muratara H Syarif Hidayat dan Wakil Bupati H Devi Suhartoni memberikan karya nyata bagi masyarakatnya. Dimulainya pembangunan Gardu Induk 150 Kilovolt (KV) di Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Muratara kerjasama PT PLN Persero Unit Induk Pembangunan Sumatera Selatan bersama Pemkab Muratara, Rabu (21/2/2018).

Dimulainya pembangunan Gardu Induk ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), penyerahan sertifikat tanah pembebasan lahan dan peletakan batu pertama oleh Bupati Muratara, H Syarif Hidayat bersama General Manager PT PLN Wilayah Sumbagsel, Dadi Muhrino, Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantara SIK MM, Kasi Datun Kejari Linggau, Aantomo.

Bupati Muratara, H Syarif Hidayat mengatakan berterima kasih dengan pembangunan Gardu Induk 150 KV diharapkan sebanyak 72 desa dan tujuh kelurahan di Kabupaten Muratara dapat terang benderang.

“Apa yang ditunggu masyarakat Muratara telah dapat terwujud hari ini. Ini kado bagi masyarakat Muratara di dua tahun kepemimpinan kami,” tegas Syarif.

Menurutnya, untuk pembangunan GI, ini Pemkab Muratara sudah berkoordinasi dengan PT PLN secara berkesinambungan. Diharapkan pertengahan tahun 2019 Kabupaten Muratara tidak terganggu lagi oleh masalah listrik.

Karena pihaknya merasa yakin gardu induk dapat difungsikan dengan segera. Sehingga, jalur listrik di desa-desa sudah terlaksana dengan baik.

“Saya minta juga kepada masyarakat apa yang dibangun ini merupakan aset negara. Yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat di Muratara. Mari kita jaga bersama sehingga dapat segera difungsikan sebagaimana harapan masyarakat Muratara selama ini,” jelas dia.

Bupati Muratara menjelaskan dengan keseimbangan listrik yang terjadi maka pembangunan di Kabupaten Muratara juga akan menggeliat seiring kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah dimiliki dan dapat dikelola oleh para investor yang menanamkan investasi di Kabupaten Muratara sehingga memberikan multiefek yang besar bagi peningkatan kesejahteraan di masyarakat.

“Kita welcome terhadap investor di Kabupaten Muratara. Kita pun siap menyambut para investor dengan memperbaiki kekurangan yang ada bersama seluruh komponen pembangunan di Kabupaten Muratara,” kata Syarif.

Sementara itu, General Manager PT PLN Wilayah Sumbagsel, Dadi Muhrino mengatakan sejak masa Presiden Joko Widodo tahun 2015 geliat pembangunan infrastruktur segala bidang menjadi perhatian pemerintah. Semua untuk kesejahteraan dan percepatan pembangunan masyarakat di suatu daerah.

Salah satunya, pembangunan gardu induk yang manfaatnya dapat diterima oleh masyarakat secara baik dan memberikan dampak besar bagi pembangunan masyarakat dan daerah itu sendiri.

Sehingga, pihaknya melakukan survei, inventatisir lahan dan melakukan pembebasan lahan bagi percepatan pembangunan Gardu Induk ini.

“Saya apresiasi Pemkab Muratara dan masyarakatnya sangat antusias untuk terbangunnya GI ini. Sehingga, rencana pembangunan GI ini dapat terlaksana hari ini,”ujar Dadi Muhrino.

Dia menambahkan apresiasi juga diberikan, karena di era kekinian saat ini. Rasa kebersamaan dan rela berkorban sangat sulit terwujud. Namun, masyarakat Muratara menepis semuanya dan bersama membantu agar GI ini dapat dibangun sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Ayo kita sama-sama jaga aset bangsa Indonesia ini. Semua untuk kemakmuran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta Kabupaten Muratara,”pungkasnya. #gky/ril

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here