Hidupkan Sekanak, Dispar Hadirkan Mural

104
Proses pengerjaan mural di beberapa kawasan Pasar Sekanak.

Palembang, SumselSatu.com  

Dinas Pariwisata (Dispar) kota Palembang kembali menambah tempat yang akan dijadikan tempat wisata. Saat ini, Dispar kembali membuat gambar mural di kawasan Sekanak.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, pihaknya bertujuan dengan adanya Mural ini agar Sekanak kembali Bersolek  dan menarik perhatian banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Ini dari sekian banyak program kami untuk menghidupkan kembali bangunan di Sekanak agar bisa ramai seperti dulu dan bisa menjadikan ikon di Palembang,” kata Isnaini.

Isnaini menjelaskan, Mural merupakan seni menggambar menggunakan cat dengan kanvas dinding maupun tembok yang memiliki pesan khusus yang tertuang di dalam gambar.

“Mural ini letaknya mulai dari Jembatan Pasar Sekanak hingga Jembatan Karang. Ukurannya bermacam-macam mulai 3 meter sampai 5 meter, seperti selebar jalan hingga bangunan milik masyarakat juga akan dicat. Motif lainnya juga akan banyak Pelangi serta gelombang karena menyesuaikan juga wilayah pinggiran Sungai Musi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Isnaini, Sekanak Bersolek ini akan berdampingan dengan Sekanak Kerihin. “Jadi, selain pengecetan bangunan tua, penataan seperti trotoar juga akan dibenahi di kawasan Sekanak ini,” ujarnya.

Lebih jauh diungkapkan, kawasan aliran Sekanak ini apabila di jadikan Pasar Terapung belum bisa mendukung. Pasalnya, kondisi yang dangkal dan airnya beraroma kurang sedap. Maka dari itu, pihaknya akan meniapkan Intalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) di kawasan Sungai Sekanak.

“Kita akan membangun IPAL di sini, agar airnya jernih dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat karena akan disaring terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sudirman Teguh mengatakan, penataan kawasan Sekanak ini bertajuk Sekanak Kerihin dan Sekanak Bersolek ini guna menghidupkan Nuansa Sekanak Tempo Doeloe yang akan diresmikan bersama lima program lainnya.

Selain itu, kawasan sekanak juga akan ditata seperti pelestarian bangunan heritage dan cagar budaya bangunan diatas 50 tahun hingga menjadi sentra kuliner pada malam hari.

“Ada enam bangunan yang akan di cat dan direnovasi namun tidak menghilangkan cir khas dari bangunan itu sendiri, seperti Bioskop Rosida atau reks, Gudang Kopi atau gedung Opera, Jembatan Sekanak, Gedung Tomson, kantor Hoktong dan Hotel Permata. Kemudian Sekanak bersolek, pengecetan turap agar merevitalisasi kawasan kota tua Sekanak,” pungkasnya. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here