
Palembang, SumselSatu.com
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), diminta untuk tidak asal-asalan menetapkan pengurus Ranting PDI Perjuangan. Karena, pengurus Ranting dan Anak Ranting adalah ujung tombak partai untuk memenangkan pemilihan umum (Pemilu).
“Ketua DPC jangan asal-asalan,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumsel H M Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM, Selasa (25/2/2020).
Giri Ramanda mengatakan hal itu kepada para Ketua DPC PDI Perjuangan pada acara pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I PDI Perjuangan Sumsel, di Hotel Fave, Palembang.
Sebelumnya Giri menyampaikan, partai politik (Parpol) yang dipimpinnya tengah melakukan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) dan Musyawarah Ranting (Musran). Ada sejumlah Ranting yang telah melakukan hal itu. Ada juga yang belum.
Giri lebih menekankan pemilihan pengurus Ranting dan Anak Ranting yang memenuhi standar parpolnya itu kepada DPC yang daerahnya akan menghadapi Pemilukada 2020.
“Terutama yang (daerahnya) mau Pilkada,” tandas Giri yang juga Wakil Ketua DPRD Sumsel tersebut.
Dinyatakan Giri, penetapan pengurus Ranting dan Anak Ranting bagian penting untuk memenangkan pemilu mendatang.
“Kalau mau menang 2024 (Pemilu 2024-red),” kata Giri.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Mindo Sianipar yang hadir dalam Rakerda itu juga mengatakan hal serupa. Ia mengajak peserta Rakerda untuk menguatkan akar parpol berlambang Banteng Moncong Putih itu.
“Lakukan upaya penguatan akar PAC, ranting, hingga ke anak ranting di Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan masing-masing daerah. Khususnya untuk daerah yang menggelar Pilkada serentak,” kata Wakil Ketua Bidang Koperasi dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat DPP PDI Perjuangan itu saat diwawancarai wartawan.
Sebelumnya, saat menyampaikan amanat di acara pembukaan Rakerda, Mindo meminta pengurus dan kader PDI Perjuangan di Sumsel untuk menghayati dan menjalankan nilai-nilai perjuangan yang tertuang dalam lagu Mars PDI Perjuangan.
Dia mencontohkan kalimat ‘menentang kemiskinan’ dalam lagu tersebut. Kata-kata itu bisa diaplikasikan dengan tidak membuang-buang makanan. Karena, di sisi lain, masih ada warga yang kekurangan makanan. Ia juga menyebut ‘bersatu dalam rampak barisan’. Dia meminta agar kader PDI Perjuangan tidak bercerai berai.
Mindo meminta agar lagu mars partainya menjadi perilaku politik bagi setiap kader PDI Perjuangan. #arf/nti