Kunker ke Sumsel, Yogyakarta Merasa Minder

36
KUNKER---Suasana kunjungan kerja Anggota DPRD Yogyakarta ke Pemerintah Provinsi Sumsel, Rabu (13/12/2017).

Palembang, SumselSatu.com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menerima kunjungan kerja (kunker) dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) khususnya Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan, serta Komisi D Bidang Kesejahteraan Masyarakat, dia Ruang Rapat Bina Praja Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (13/12/2017).

Kunjungan ini diterima langsung Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan  Pembangunan Pemprov Sumsel  Yohanes H Toruan.

Rombongan Anggota DPRD Yogyakarta berjumlah sekitar dua puluh orang diketuai oleh Rani Widayati. Dalam pertemuan kurang lebih tiga jam ini, Asisten II Pemprov Sumsel  Yohanes H Toruan mengupas tuntas mulai dari kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Sumsel hingga program unggulan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan Yohanes, Provinsi Sumsel merupakan provinsi yang kaya akan sumber daya alam melimpah, di antaranya batubara, gas alam, minyak bumi, CBM dan panas bumi. Termasuk juga hasil pertanian seperti, padi, karet, kelapa sawit dan jagung.

“Kita (Provinsi Sumsel) termasuk paling luas di dunia untuk perkebunan karet. dan keunggulan Sumsel yang dominan adalah pertanian dan salah satu lumbung pangan. Untuk beras surplus dua juta ton dan target 2018 menjadi 2,5 juta ton beras,” ungkapnya.

Menurut Yohanes, Sumsel tidak hanya unggul dalam SDA melainkan juga sumber daya manusia (SDM). Selain itu, Sumsel mendongkrak pembangunan lewat olahraga. Terbukti, sebanyak 39 event berskala Asia, Asia Pacific, bahkan dunia digelar di Jakabaring Sport City (JSC).

“Apalagi sebentar lagi kita akan menyelenggarakan Asian Games 2018, kami ditunjuk karena pengalaman sejak 2004 lalu tidak pernah berhenti menyelenggarakan event-event berkelas internasional,” tuturnya

Yohanes menambahkan, untuk program selanjutnya yang juga menjadi lirikan provinsi lain adalah sekolah gratis dan berobat gratis, terlebih saat ini juga sudah dicanangkan sekolah gratis hingga sarjana.

“Provinsi Sumsel bukan yang terkaya, tapi Sumsel satu-satunya provinsi yang pertama kali menghadirkan program ini,” pungkasnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Yogyakarta Rani Widayati mengucapkan terima kasih karena telah diterima di Provinsi Sumsel. Ia menuturkan kehadiran ia bersama rekan-rekannya adalah untuk menimba ilmu di Provinsi Sumsel, sebab ia melihat loncatan- loncatan pembangunan Sumsel begitu menarik.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumsel. Kami merasa minder dengan banyaknya loncatan-loncatan pembangunan, serta kagum pada provinsi ini mampu mengoptimalkan program sekolah gratis dan berobat gratis,” pujinya. #ard

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here