
Palembang, SumselSatu.com
Pembangunan Jalan Tol Palembang-Betung memasuki tahap akhir dengan progres konstruksi di tiga seksi utama telah menembus angka di atas 93 persen. PT Hutama Karya (HK) selaku pengembang optimistis ruas tol sepanjang 69,8 kilometer ini dapat difungsionalkan pada Desember 2026, bertepatan dengan momentum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Kepastian tersebut disampaikan Direktur Operasional PT Hutama Karya Iwan Hermawan saat memaparkan perkembangan proyek di hadapan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Griya Agung, Jumat (14/8/2026).
Berdasarkan data yang dipaparkan, progres Seksi 1 mencapai 93,74 persen, Seksi 2 sebesar 96,70 persen, dan Seksi 3 sebesar 94,55 persen. Sementara itu, pembangunan struktur pendukung seperti jembatan, simpang susun, underpass, overpass, hingga dua rest area baru mencapai 38,20 persen.
Merespons progres tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan Pemerintah Provinsi Sumsel siap turun tangan membantu mempercepat penyelesaian pembangunan, khususnya menyangkut kendala teknis maupun sosial di tingkat kabupaten dan desa.
“Saya dan jajaran ini memang mau membantu untuk percepatan ini. Kalau ada hambatan di kabupaten maupun desa, kita komunikasikan. Bila perlu, kita ketemu kepala desa, kita temui semua agar ada akselerasi,” ujar Herman Deru.
Herman Deru menambahkan, dalam kondisi mendesak seperti kemacetan parah, ruas jalan yang telah memenuhi syarat teknis dimungkinkan untuk difungsikan secara terbatas meski masih ada pekerjaan finishing yang berjalan.
Tol Palembang-Betung dirancang dengan kecepatan rencana 100 km/jam dan konfigurasi 2 x 2 lajur. Kehadiran ruas ini diproyeksikan menjadi solusi alternatif perjalanan sekaligus mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur utama Sumsel-Jambi.
Selain progres Palembang-Betung, pembangunan turut berlanjut ke ruas Betung-Bayung Lencir menuju Jambi. Sekitar 35 kilometer kawasan hutan di jalur tersebut telah mengantongi penetapan lokasi, meski penyelesaian tanam tumbuh milik masyarakat masih menjadi tahapan yang harus dituntaskan tanpa merugikan warga terdampak.
Herman Deru berharap penyambungan ke Jambi dapat terus dikebut sehingga memperkuat konektivitas antarwilayah. Pemprov Sumsel menargetkan pada 2028 jaringan tol di akan membentang dari Lampung hingga Jambi, dan berlanjut ke Prabumulih, Muara Enim, hingga Lubuklinggau.
“Ditargetkan pada 2028, jaringan jalan tol di Sumsel dapat semakin terkoneksi dan memberikan dampak besar terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Herman Deru. #fly









