
Jakarta, SumselSatu.com
Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan akselerasi pembangunan daerah.
Hal ini menjadi fokus utama saat delegasi Muba menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI bersama United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2026).
Hadir mewakili Bupati Muba HM Toha Tohet SH, Pj Sekretaris Daerah Muba Drs Syafaruddin, MSi, didampingi Kepala Bappeda Muba Dr Mursalin, SE, MM. Pertemuan ini sekaligus membahas penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk tahun anggaran 2026.
Pj Sekda Muba Syafaruddin menyatakan bahwa kehadiran Pemkab Muba dalam forum ini merupakan bukti keseriusan daerah dalam memastikan pelayanan dasar terpenuhi sesuai regulasi.
”SPM bukan sekadar kewajiban administratif. Ini adalah instrumen utama untuk menjamin hak-hak dasar masyarakat terpenuhi secara merata dan berkualitas,” tegas Syafaruddin.
Ia menambahkan, Rakor ini sangat krusial karena membahas sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah, mulai dari aspek perencanaan, penganggaran, hingga mekanisme pelaporan capaian SPM.
Kerja sama dengan jejaring internasional seperti UCLG ASPAC dinilai sebagai peluang emas bagi Muba untuk mengadopsi praktik terbaik (best practices) dari berbagai pemerintah daerah di kawasan Asia-Pasifik.
”Kita harus adaptif terhadap dinamika global. Melalui forum ini, Muba dapat memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berbasis kinerja. Referensi dari daerah lain di Asia-Pasifik sangat berharga, namun tetap harus kita sesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat Muba,” tambahnya.
Kepala Bappeda Muba Dr Mursalin merinci bahwa penerapan SPM mencakup enam urusan wajib pelayanan dasar, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Ketenteraman, Ketertiban Umum, serta Perlindungan Masyarakat Sosial
Mursalin memastikan bahwa Pemkab Muba terus berupaya mencapai indikator-indikator tersebut secara bertahap dan terukur melalui evaluasi berkala.
”Target kami jelas, pelayanan publik harus semakin cepat, tepat, dan menjangkau hingga pelosok desa. Ini adalah mandat langsung dari Bapak Bupati HM Toha Tohet dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen,” katanya. #hms









