Polres OKI Gagalkan Perdaran 200 Gram Sabu

122
PENGEDAR---Dua tersangka pengedar narkoba jenis Sabu saat diamankan petugas.

Kayu Agung, SumselSatu.com

Jajaran Satres Narkoba Polres OKI mengamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 200 gram atau  senilai Rp 300 juta dari dua tersangka warga Desa Petaling Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten OKI.

Narkoba jenis sabu-sabu seberat 2 ons tersebut disita dari Parli (38) dan Saypen alias Tipen (44) yang keduanya merupakan warga Desa Petaling Kecamatan Tulung Selapan OKI saat berada di jalan poros Pampangan-Tulung Selapan, Kamis (18/1/2018).

Pengungkapan narkoba milik warga Desa Petaling dengan jumlah barang bukti yang besar tersebut mengindikasikan bahwa di daerah tersebut merupakan wilayah yang rawan peredaran narkoba.

Kapolres OKI AKBP Ade Harianto didampingi Kasat Narkoba AKP Hery Yusman mengatakan, penangkapan terhadap tersangka ini berawal dari informasi yang diterima petugas  dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika dalam jumlah besar di Jalan poros Pampangan-Tulung Selapan.

Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa narkotika jenis sabu akan dikirimkan dari Tulung Selapan untuk dibawa ke SP Padang, kemudian anggota Satresnarkoba langsung meluncur ke Tulung Selapan untuk melakukan penyelidikan atas informasi tersebut.

“Kemudian kita dapatkan informasi yang akurat bahwa transaksi narkotika jenis sabu akan dilaksanakan sekira jam 17.00 Wib di Jalan poros Pampangan-Tulung Selapan di wilayah Desa Tulung Selapan Ulu, sehingga anggota Satresnarkoba membagi 2 (dua) tim guna melakukan penyekatan terhadap tempat atau lokasi yang diduga akan dijadikan sebagai lokasi transaksi narkotika jenis sabu tersebut,” kata Kapolres saat memberikan keterangan pers, Senin (22/1/2018).

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya sekira jam 17.00 Wib dari arah Tulung Selapan munculah 1 (satu) unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna merah hitam Nopol BG-4410-JAM yang dikendarai tersangka Parli.

“Saat itu tersangka terlihat pandangannya seolah-olah ingin mengawasi situasi. Sehingga akhirnya diamankan, namun saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan barang bukti apapun,” jelasnya.

Tidak berselang lama dari arah Tulung Selapan juga muncul 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna merah putih Nopol BG-5002-KU yang dikendarai tersangka Saypen.

“Petugas kita langsung menyergap dan melakukan penggeledahan. Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti 4 (empat) buah amplop yang di dalamnya berisi masing-masing 1 (satu) kantung plastik bening diduga berisi sabu dengan berat masing-masing sekira 50 gram, sehingga total barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan sekira 200 gram, di dalam boks motor,” tambah AKP Herry.

Kasat menambahkan, selain mengamankan kedua tersangka,  petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor honda beat, dan satu unit handphone.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maksimal seumur hidup dan hukuman mati,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka Parli mengaku, narkoba tersebut diperolehnya dari dari tersangka HS (45) DPO, warga Desa Pelimbangan Dusun Tanjung Batu Kecamatan Cengal OKI.

“Barang itu berasal dari Cengal, saya ngutang dan akan dijual. Jika sudah laku baru dibayar, Rp72 juta per kantung. Sudah dua kali ambil barang dan awalnya hanya 1 kantung dan nilainya Rp10 juta,” kata tersangka. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here