Jakarta, SumselSatu.com
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie merespons rencana Presiden Prabowo Subianto yang berjanji menggratiskan biaya pendidikan negeri, mulai dari jenjang SD hingga perguruan tinggi negeri (PTN). Ia menyampaikan usulan itu melalui akun media sosial X pribadinya, Minggu (20/9/2026).
Marzuki mendukung penuh rencana Prabowo dan mendorong agar seluruh sekolah negeri segera digratiskan dengan tetap menjaga kualitas pendidikan. Menurutnya, gratis bukan sekadar slogan, melainkan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk mencerdaskan bangsa.
Yang menarik perhatian, Marzuki juga mengusulkan agar status Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN-BLU) dan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dihapus dan dikembalikan ke status lama sebagai PTN biasa.
Ia menuding kedua status tersebut selama ini menjadi biang hadirnya praktik korupsi yang membuat rakyat semakin menderita.
Ia berharap langkah tersebut sudah bisa direalisasikan pada 2027 sebagai warisan kebijakan yang berarti bagi dunia pendidikan Indonesia.
Terkait skema pembiayaan, Marzuki mengusulkan agar pendidikan berbayar hanya berlaku di perguruan tinggi swasta (PTS). Sementara itu, bagi masyarakat kurang mampu yang tidak lolos seleksi masuk PTN, ia meminta pemerintah memberikan beasiswa penuh melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
“Jadi yang bayar hanya perguruan tinggi swasta, sementara masyarakat tidak mampu yang tidak lolos ke PTN diberikan beasiswa,” katanya.
Sebelumnya, dalam sambutannya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center, Jumat (18/9/2026) malam, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya menggratiskan biaya pendidikan negeri di semua jenjang, dari SD, SMP, SMA, hingga universitas negeri. Prabowo menyebut pembiayaan program tersebut akan bersumber dari pengembalian uang hasil tindak pidana korupsi.
Pemerintah rencananya akan segera menggelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas lebih lanjut kebijakan pendidikan gratis tersebut. #fly










