Taksi Online Minta Aksi ‘Sweeping’ Dihentikan

44
Ribuan driver online saat aksi damai (Foto: Tribunnews)

Palembang, SumselSatu.com – Ribuan pengemudi transportasi online melakukan aksi demonstrasi di halaman Kantor DPRD Sumsel, Rabu (23/8/2017). Massa sendiri tergabung dalam Paguyuban Driver Online Palembang, yang meminta pengusutan kematian rekan mereka Edward Limba, driver GoCar.

Dari pantauan, ribuan massa memadati halaman kantor DPRD Sumsel. 

Pengamanan dari kepolisian cukup ketat untuk mengantisipasi aksi anarkis. Dalam orasinya, ribuan demonstran meminta kepada pihak kepolisian untuk menangkap para pelaku sopir angkutan umum yang telah melakukan sweeping. Massa juga meminta kepolisian memberikan jaminan agar tidak ada lagi aksi sweping kepada para driver online.

Koordinator aksi Yoyon SP mengungkapkan, aksi ini adalah bentuk solidaritas dan keprihatinan komunitas driver online atas beberapa kejadian yang dialami rekannya. 

 “Ini aksi damai dan bukan anarkis. Kami meminta pembunuhan rekan kami Edward Limba untuk diusut, dan jangan lagi ada aksi sweeping terhadap driver online,” tegas Yoyon.

Yoyon juga menjelaskan, aksi ratusan sopir angkutan umum yang melakukan aksi pada, Senin (21/8/2017), tidak mengantungi izin dari kepolisian, hingga menimbulkan anarkisme terhadap driver online.

“Polisi harus tangkap pembuat surat edaran aksi demo kemarin yang dikomandoi oleh Syafudin Lubis. Kami bekerja secara legal dan sudah disah kan oleh pemerintah. Kami juga desak DPRD dan Gubernur Sumsel membuat Pergub yang mengatur transportasi online.     

“Karena keberadaan kami sudah resmi sesuai aturan pemerintah,” pungkasnya. 

Usai melakukan aksi orasi di Halaman DPRD Sumsel, ribuan massa begerak menuju Mapolda Sumsel dan dilanjutkan ke Mapoltabes Palembang. untuk menuntut pengungkapan dua kasus itu.

Terkait kasus ini, Walikota Palembang Harnojoyo ikut mengecam kasus pembunuhan terhadap Edward Lima. Ini disampaikan Harnojoyo saat menghadiri prosesi pemakaman Edwar Rimba Rabu (23/8/2017). Pemakaman pria 35 tahun itu juga dalam suasana haru.

“Saya mengutuk keras atas tindakan pembunuhan apapun itu motifnya. Pembunuhan merupakan hal jahat dengan merampas hak hidup seseorang di muka bumi. Saya berharap pelaku bisa ditemukan dan diberikan ganjaran yang setimpal,” kata Harnojoyo.  (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here