Demo Keterampilan Prajurit Meriahkan Puncak Peringatan HUT Ke-73 TNI

66
MERIAH – Aksi para prajurit serta para penari tarian daerah saat memeriahkan puncak peringatan HUT ke-73 TNI, Jumat (5/10/2018), di lapangan Jasdam II/Sriwijaya, Palembang. (FOTO: SS1/PUTRI)

Palembang, SumselSatu.com

Puncak peringatan HUT ke-73 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2018 di wilayah Kodam II/Sriwijaya, Jumat (5/10/2018), dimeriahkan dengan aksi demo keterampilan prajurit-prajurit andal yang ditampilkan usai upacara.

Pada puncak peringatan HUT ke-73 TNI tersebut, digelar upacara yang dipusatkan di lapangan Jasdam II/Sriwijaya Jln Kolonel H Barlian KM 9 Palembang dengan Inspektur Upacara Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, SIP, MHum.

Hadir dalam upacara, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, Gubernur Sumsel Herman Deru, Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, PSc, MTr. (Han), Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, SE, Danlanal Palembang, Danlanud SMH Palembang, Irdam, para Asisten Kasdam, para Dan/Kabalakdam, Walikota Palembang Harno Joyo, dan para pejabat dari Pemprov Sumsel maupun Pemkot Palembang serta para Perwira Bintara, Tamtama dan PNS Kodam II/Sriwijaya.

Saat upacara, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan membacakan amanat Panglima TNI. Dalam amanat tersebut disampaikan, saat ini bangsa Indonesia sedang ditimpa musibah bencana alam gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong serta di wilayah Lombok.

“TNI bersama-sama berbagai komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu membahu dengan sekuat tenaga, TNI telah mengerahkan personel dan alutsistanya untuk memberikan pertolongan pertama, mengevakuasi, menyalurkan bantuan, mengamankan dan memulihkan sarpras secara bertahap,” terangnya.

Dikatakan, apa yang dilaksanakan TNI dalam penanganan bencana tersebut adalah bagian dari bentuk profesionalisme TNI. Oleh karenanya sangat tepat apabila peringatan HUT ke-73 TNI tahun 2018 ini mengambil tema “Profesionalisme TNI untuk Rakyat”.

“Tema ini mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista dan dipenuhi kesejahteraannya oleh negara adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai alat negara, TNI tidak lepas dari berbagai tantangan yang semakin kompleks akibat perkembangan politik, ekonomi, dan teknologi global yang telah menciptakan ruang atau dimensi dan metode peperangan baru.

“Ketidakpastian akibat krisis ekonomi, politik, dan teknologi global membawa perang tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial, namun saat ini perang telah menjadi tidak terbatas yang masuk ke berbagai dimensi,” urainya.

Upacara peringatan HUT ke-73 TNI kali ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan jajaran Kodam II/Sriwijaya yang berada di luar Garnizun Palembang. Dalam upacara ini Pangdam II/Sriwijaya memberikan penganugerahan Tanda Kehormatan RI berupa Satya Lencana Kesetiaan 8 tahun, 16 tahun, dan 24 tahun kepada perwakilan prajurit dari TNI AD, AL dan AU.

Usai pelaksanaan upacara, digelar demo keterampilan dan kemampuan para prajurit andal Kodam II/Swj dan tarian daerah serta diakhiri dengan acara doa bersama dan syukuran yang diikuti oleh seluruh peserta Upacara dan tamu undangan. #tri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here