Jangan Cuma Jago Makan! Yuk, Contek Cara Amih Naya Ubah Camilan Favorit Jadi Peluang Bisnis

HOBI JADI CUAN---Siapa sangka hobi jajan Amih Naya bisa berubah jadi bisnis kuliner yang selalu dinanti. Dari Cireng Isi sampai Dubai Chewy Cookie yang lagi viral, semua dibuat karena berawal dari suka makan. (FOTO: Istimewa/Putri Resa Diah Pertiwi).

Palembang, SumselSatu.com

Pernahkah terlintas di pikiranmu saat sedang asyik mengunyah camilan favorit, kalau jajanan itu bisa jadi jalan pembuka rezeki? Bagi sebagian orang, makan mungkin hanya sekadar hobi. Namun, bagi Rahmat Mursyidin, pemilik Aneka Jajanan Amih Naya, kegemaran makan justru menjadi bahan bakar utama dalam membangun sebuah bisnis kuliner yang adaptif.

Semuanya berawal dari dapur rumah yang sederhana. Dengan rasa iseng yang positif, dia mencoba menawarkan jajanan yang selama ini menjadi kegemarannya sendiri. Logikanya sederhana namun kuat: “Kenapa tidak mencoba menjual apa yang saya sendiri suka makan?”

Langkah awal Aneka Jajanan Amih Naya dimulai dengan Cireng Isi dan Takoyaki. Karena sang pemilik sangat menyukai dua menu ini, ada standar kualitas dan “rasa sayang” yang masuk ke dalam setiap sajiannya. Ternyata, saat menjual sesuatu yang kita cintai, semangat dan ketelitiannya pun terasa berbeda di lidah pelanggan.

“Kenapa jualan Cireng Isi dan Takoyaki karena saya memang suka banget sama dua makanan ini. Ternyata, kalau kita jualan apa yang kita suka, semangatnya beda,” ujar Rahmat tertawa.

Namun, bisnis tidak berhenti di situ. Di tengah persaingan kuliner yang cepat berubah, Rahmat memilih untuk tidak menjadi penonton. Dia lincah mengikuti arus tren tanpa kehilangan jati diri. Mulai dari legitnya Dimsum Goreng Keju Lumer hingga yang terbaru dan sedang menjadi buah bibir, Dubai Chewy Cookie.

Memasuki tahun kedua, Aneka Jajanan Amih Naya mulai mengepakkan sayap lebih lebar. Sadar akan pentingnya kemudahan akses bagi pelanggan, kini kelezatan menu Amih Naya sudah bisa dipesan melalui platform pemasaran online seperti Shopee Food dan Grab Food. Langkah digitalisasi ini diambil untuk menjangkau lebih banyak penikmat kuliner di seluruh penjuru kota tanpa harus keluar rumah.

​Tak hanya itu, bagi kamu yang punya acara keluarga, arisan, atau kegiatan kantor, Aneka Jajanan Amih Naya yang terletak di Griya Revari Indah Blok D1 Nomor 4, Alang-alang Lebar (AAL), juga menerima pesanan dalam jumlah besar. Fleksibilitas (menyesuaikan) dalam melayani pesanan khusus ini menjadi bukti bahwa meskipun dikelola secara rumahan, profesionalisme tetap menjadi prioritas utama.

“Bisa order lewat aplikasi online, kami juga menerima pesanan dan siap diantar,” katanya berpromosi.

Menu harga makanan di Amih Naya.

Tren Update Makanan Viral

Strategi selalu update dengan tren makanan viral inilah yang bikin usahanya nggak pernah ketinggalan zaman.

“Usaha ini masih kecil-kecilan, tapi perkembangannya dalam satu tahun terakhir ini luar biasa. Pelanggan makin banyak yang order karena tahu dari mulut ke mulut dan aktifnya promosi di media sosial,” ujarnya rendah hati.

Meski sang pemilik dengan rendah hati menyebut usahanya masih “kecil-kecilan,” namun angka tidak berbohong. Dengan konsistensi penjualan 10 hingga 15 porsi per hari, terutama mencapai puncak pada awal bulan dan akhir pekan (weekend), Jajanan Amih Naya membuktikan bahwa strategi word-of-mouth (mulut ke mulut) yang dipadukan dengan promosi digital yang aktif adalah mesin pertumbuhan yang efektif.

“Sehari bisa 15 porsi, omzet mencapai Rp8 juta- Rp11 juta per bulan,” ujar Rahmat.

Baginya, tidak butuh rumus yang rumit. Cukup pegang tiga kunci utama. Rasa yang pas, harga yang bersahabat, dan pelayanan yang tulus. Bahkan, dalam waktu dekat, para pelanggan setia siap dimanjakan dengan menu baru lainnya, yaitu Risol Mentai.

“Sebentar lagi Risol Mentai akan segera hadir. Alasannya sederhana, kami ingin membawa saus Mentai yang premium ke dalam balutan risol yang krispi agar semua orang bisa menikmati kemewahan rasa dalam satu gigitan. Kami juga menyediakan menu seblak dengan rasa yang khas,” katanya.

“Untuk harga bervariasi, Seblak mulai Rp10.000, Dimsum mulai Rp15.000, Cireng dan Risol Rp15.000. Kemudian Basreng, Cimol dan Otak-otak Goreng serba Rp10.000,” sambung Rahmat.

Kisah Aneka Jajanan Amih Naya adalah bukti nyata bahwa peluang bisnis seringkali ada di dekat kita, bahkan sesederhana di piring camilan kita. Bagi kamu yang ingin mulai melangkah tapi masih sering merasa takut, Rahmat punya satu pesan sederhana yang sangat mengena:

“Jangan banyak berpikir, ubah mindset kalau takut gagal. Usaha mulailah dari skala kecil dulu.”

​Jadi, jangan kelamaan mikir! Jika Jajanan Amih Naya bisa mengubah hobi jajan menjadi bisnis yang terus berinovasi, mungkin sekarang giliranmu untuk memulai langkah pertama.

Jadi, siap mengubah hobi Anda menjadi langkah pertama menuju kemandirian ekonomi?. (Penulis:Putri Resa Diah Pertiwi, Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Tridinanti Palembang).

PROFIL USAHA:

Nama Usaha: Aneka Jajanan Amih Naya

Bidang Usaha: Kuliner / Camilan (Food & Beverage).

Tahun Berdiri: 2025

Lokasi: Griya Revari Indah Blok D 1 Nomor 4, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL), Kota Palembang.

Produk Utama

Menu Klasik (Signature) :Cireng Isi, Takoyaki.

Menu Inovatif (Trendsetter): Dimsum Goreng Keju Lumer, Dubai Chewy Cookie (Menu Viral)​.

Coming Soon (Pengembangan): Risol Mentai (Varian creamy & savory).

Kapasitas Produksi: Rata-rata 10 – 15 porsi per hari (meningkat signifikan pada weekend dan awal bulan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here