Pengelolaan Sumber Daya Air Perlu Dilakukan Terpadu

55
POHON---------Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mewakili Gubernur Sumsel Alex Noerdin melakukan penanaman Pohon Ketapang Kencana di depan halaman Plaza Stadion Jakabaring, Palembang, Kamis (22/3/2018). (FOTO: SS1/MARDIANSYAH)

Palembang, SumselSatu.com

Air adalah sumber kehidupan yang sangat penting. Pengelolaan sumber daya air (SDA) perlu dilakukan secara menyeluruh, terpadu, dan berwawasan lingkungan hidup, dengan tujuan kemanfaatan SDA yang berkelanjutan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

“Kita semua, baik pemerintah, swasta, dan stakeholder serta masyarakat dituntut untuk bekerjasama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khsususnya Sumsel,” ujar Nasrun Umar, Sekretaris Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, saat menghadiri Peringatan Hari Air Dunia Ke-XXVI Tahun 2018 dengan tema ‘Nature for Water’, di Plaza Stadion Jakabaring, Palembang, Kamis (22/3/2018).

Hal tersebut dapat dilaksanakan dengan membuat regulasi tentang sungai, penataan ruang sumber air, lingkungan kependudukan, konservasi air pengendalian daya rusak air, kualitas pengelolaan air, dan pencemaran. Kemudian, pengendalian penyediaan sarana prasarana SDA penyediaan lokasi serta pembinaan sekolah sungai untuk masyarakat.

“Saya mengharapkan agar dalam peringatan Hari Air Dunia dari tahun ke tahun ada peningkatan dengan kegiatan nyata melaksanakan pembangunan yang berbasis masyarakat untuk menjaga ketersediaan air dengan cara membuat embung, kolam retensi, sumur resapan, biopori, dan lain-lain untuk dapat menyimpan air,” pinta Sekda Sumsel.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII Kemen-PUPR Suparji mengatakan, Hari Air Dunia diperingati setiap tahunnya. Alam untuk air merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang arus dilindungi dan memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari serta untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia dalam segala bidang.

“Kami mengharapkan dukungan semua pihak dan stakeholder untuk mengambil peran dalam menjaga dan melestarikan sumber-sumber air. Sehingga peringgatan Hari Air Dunia ini sebagai momentum berbuat untuk membangun infrastruktur dalam menjaga air dapat mengalir sesuai dengan keseimbangan alam,” katanya.

Seusai acara, Nasrun Umar melakukan penanaman Pohon Ketapang Kencana di depan halaman Plaza Stadion Jakabaring. Kemudian, dilanjutkan memberi hadiah kepada pemenang lomba karya tulis, foto SDA, dan lomba pidato. #ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here