Palembang, SumselSatu.com
Pemerintah Kota (Pemko) Palembang mulai menyiapkan langkah penataan kawasan kuliner pempek tumpah di Pasar 16 Ilir, menyusul viralnya kawasan tersebut di media sosial belakangan ini. Langkah ini sekaligus ditujukan untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata kuliner khas Palembang.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan, penataan akan difokuskan pada tiga aspek utama kebersihan, keamanan pangan, serta penempatan pedagang agar lebih tertib dan nyaman bagi pengunjung.
“Kami ingin memastikan wisatawan yang datang merasa aman dan nyaman saat menikmati pempek. Jangan sampai muncul kesan negatif karena persoalan kebersihan atau keamanan pangan,” ujar Sulaiman, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, kuliner khas Palembang harus mampu memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan, tidak hanya dari sisi cita rasa, tetapi juga dari standar kesehatan dan kebersihan.
Salah satu konsep yang tengah dikaji Pemkot adalah menghadirkan sentra khusus bagi pedagang pempek tumpah. Dengan lokasi yang terpusat, pemerintah dinilai akan lebih mudah melakukan pembinaan, pengawasan kualitas makanan, hingga menjaga kebersihan kawasan.
Saat ini, Pemko Palembang masih berkoordinasi dengan Perumda Pasar Palembang Jaya untuk menentukan lokasi yang dinilai paling tepat sebagai pusat kuliner pempek tumpah. Penataan ini juga diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih rapi sehingga mampu meningkatkan daya tarik Pasar 16 Ilir sebagai salah satu tujuan wisata kuliner di Kota Palembang.
Pemerintah berharap langkah ini dapat memberi manfaat bagi pedagang sekaligus meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap kualitas kuliner khas Palembang. Dengan kawasan yang lebih tertata, aktivitas jual beli diharapkan tetap berjalan lancar, sementara pengunjung dapat menikmati pempek dalam suasana yang lebih bersih, nyaman, dan memenuhi standar keamanan pangan. #fly










