Di Palembang Masih Banyak Ditemukan Barang Non-SNI

47
Barang-barang sitaan Non SNI oleh Tim Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Sumatera Selatan. (FOTO: SS1/Mardiansyah)

Palembang, Sumselsatu.com

Tim Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Perdagangan Sumatera Selatan melakukan pengawasan secara diam–diam ke toko dan mall di kota Palembang.

Saat melakukan pengawasan, ditemukan berbagai jenis barang mulai dari elektronik, pertanian, pangan hingga pakaian dalam wanita yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Wahyu Hidayat mengatakan pihaknya telah melakukan pengawasan di sejumlah toko di Kota Palembang, ternyata sejumlah barang-barang yang dibeli tersebut masih tak memenuhi SNI.

“Ternyata di Palembang masih ditemukan barang-barang yang tak memenuhi SNI. Barang itu mulai elektronik hingga pakaian dalam tak berlabel,” ungkap Wahyu saat ditemui di Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Minggu (11/3/2018).

Ia juga menjelaskan barang-barang tersebut diantaranya seperti sabuk pengaman tidak SNI yang di jual di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Palembang. Kemudian juga menemukan produk besi tulang beton hingga seng.

Selain itu tim yang terjun di lapangan juga menemukan produk elektronik seperti kipas angin, setrika, DVD, dispenser, printer dan sebagainya. Sebagian produk yang dibeli oleh tim, ada yang memenuhi dan ada yang tak memenuhi SNI.

“Misal seperti printer itu, hanya kurang lengkap karena tak dilengkapi dengan buku petunjuk penggunaan. Untuk produk-produk elektronik lainnya secara kasat mata barang itu dari Cina,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Yustianus menambahkan pihaknya bersama tim dari pusat menggelar pengawasan berskala. Jadi saat ini untuk mengawasai seberapa jauh pelaku usaha dalam menjual barang-barang yang dijualnya.#ard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here