Jarot Widiyatmono Jabat Ketua PN Kayu Agung

68
SERTIJAB-Proses sertijab Ketua Pengadilan Negeri Kayu Agung di Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (26/2/2018).

Kayu Agung, SumselSatu.com

Jarot Widiyatmono, SH, MH, kini resmi menjadi Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kayu Agung, menggantikan Bambang Joko Winarno, SH, MH, yang dimutasi sebagai hakim di PN Medan. Serahterima jabatan itu dilakukan di Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (26/2/2018).

Dalam sambutannya Jarot mengatakan, baru pertama kali bertugas di Sumsel, karena sebelumnya di bertugas di Sumatera Barat, Pekan Baru dan Medan.

Sementara itu Jarot Widiyatmono SH, dalam sambutannya mengatakan, bertigas di di sumsel baru pertama kali namun sebelumnya di sumatera barat dan pekan baru maupun medan.

“Melalui kesempatan ini dengan segala kerendahan hati mohon izin agar dapat diterima menjadi bagian dari masyarakat Kota Kayu Agung, utamanya dengan rekan-rekan dan karyawan,” katanya.

Dirinya juga tetap meminta support dari pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan masyarakat agar dapat menjalankan tugas sebaik baiknya.

“PN Kayu Agung adalah instansi yang dibangun untuk masyarakat, karena itu kami harus melayani masyarakat dan berharap dapat dijaga oleh semua pihak,” katanya.

Jarot mengakui, belum mengetahui eskalasi dan keadaan wilayah hukum PN Kayu Agung dan membutuhkan dukungan dari semua pihak sehingga kondisi yang baik dan aman sama seperti sebelumnya dapat terjaga.

“Kalau di PN Paya Kumbuh sebelumnya perkara 200-300 perkara, akan berbeda dengan di Kayu Agung yang perkara 700 -800 perkara, jadi saya sangat berharap dukugan dari semua pihak,” tukasnya.

Sementara Bambang Joko Winarno mengatakan, ia akan menjabat sebagai hakim di Pengadilan Negeri A1 Khusus Medan, namun bukann pada posisi yang sama, yakni sebagai ketua seperti di Pengadilan Negeri Kayu Agung.

“Secara jabatan kembali menjadi hakim anggota, namun secara tempat dinas naik dari tingkat II ke tingkat I,” terangnya dalam malam pisah sambut.

Menurutnya, selama ia bertugas di Pengadilan Negeri Kayu Agung sekitar 2,5 tahun. Kendala utama yang ia hadapi beserta para hakim lainnya adalah kurangnya jumlah hakim. Sementara PN Kayu Agung menjadi tempat sidang untuk dua kabupaten yakni Kabupaten OKI dan Ogan Ilir. Selain jumlah hakim yang sangat terbatas, jumlah pegawai di PN Kayu Agung juga sangat terbatas, saat ini di satu sub bagian cuma memiliki satu Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Jika ada kegiatan maka pekerjaan akan terganggu karena terbatasnya jumlah pegawai, PNS cuma satu setiap ruangan, dilayani dua kabupaten. Bahkan kami sempat ngobrol jika ada ASN OKI yang berminat untuk pindah ke PN Kayu Agung akan sangat bahagia, karena kita lembaga vertikal tentu ada mekanismenya, secara pendapatan saya rasa tidak akan kalah,” kata Bambang.

Selain itu sambungnya, untuk saat ini pengadilan di seluruh indonesia sedang giat di akreditasi, dan saat ini PN Kayu Agung mendapatkan akreditasi B dan berharap tahun mendatang akan mendapatkan akreditasi A. Selain itu, PN Kayu Agung juga menerapkan sistem pelayanan satu pintu.

“Akreditasi merupakan upaya untuk meminimalisir penyimpangan, namun memang tantangan akreditasi akan banyak sekali,” ujarnya.

Menurut Bambang, saat ini perkara yang ditangani PN Kayuagung dalam satu tahun berkisar antara 600 – 700 perkara yang berasal dari kabupaten OKI dan OI, namun untuk di PN Klas 1 Khusus Medan perkara yang ditangani mencapai 4 – 5 ribu per tahun artinya tantangannya jauh lebih besar.

“Saya mohon doanya agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan aman. Saya melaksanakan tugas di Kayu Agung selama 2,5 tahun dan diterima dengan baik tidak ada masalah dan merasa sangat aman dan nyaman, dan sendalpun tidak hilang saat saya biarkan di luar,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Bupati OKI HM Rifai, SE, mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah dilakukan oleh Bambang Joko Winarno selama bertugas di Kabupaten OKI yang telah banyak melayani masyahakat termasuk penyelesaian sengketa lahan yang terkena dampak pembangunan jalan tol.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pejabat yang lama dan selamat bertugas di tempat yang baru. Bawalah kenangan yang baik dari tempat ini. Serta ucapan selamat datang kepada pejabat yang baru dengan harapan akan betah bertugas di Kabupaten OKI,” pungkasnya. #ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here