Kapolres Mura Minta Pengendara Kendaraan Utamakan Keselamatan

73
Mobil Toyota Avanza Vs Mitsubitshi L300 Empat Tewas Tiga Luber.

Avanza Vs Mitsubitshi L300 Pick Up, Empat Tewas Tiga Luber

Musi Rawas, SumselSatu.com

Kepolisian Resor (Polres) Musi Rawas dan Muratara meminta seluruh pengguna kendaraan di jalan raya memperhatikan keselamatan berlalu lintas. Jangan, hanya memikirkan cepat sampai.

“Saya himbau seluruh pengendara kendaraan di wilayah Kabupaten Mura dan Kabupaten Muratara berhati-hati menjalankan kendaraan. Perhatikan keselamatan berlalu lintas,” tegas Kapolres Mura, AKBP Bayu Dewantoro, SIK, MM, saat ditemui di Mapolres Mura, Kamis (25/1/2018).

Menurutnya, dalam menjalankan kendaraan berbagai aspek harus disiapkan. Fisik, peralatan keselamatan, surat-surat kendaraan dan kondisi kendaraan sendiri. Semua harus dilakukan pengecekan. Seperti alat keselamatan dikatakan sederhana tetapi itu sangat bermanfaat.

“Kita prihatin, apalagi dua korban merupakan anak-anak di bawah umur. Saya tegaskan untuk mengedepankan keselamatan dalam berlalu lintas,” jelas dia.

Dia menjelaskan untuk kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas), Rabu (24/1/2018) sekira pukul 16.00 WIB antara Toyota Avanza nomor polisi BG 1554 HQ dengan Mitsubitshi L300 BG 9343 G di Jalan Umum Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Mura.

Karena, mobil Toyota Avanza diduga dengan kecepatan tinggi dan lepas kendali masuk ke jalur kanan/lawan. Dari arah sebaliknya mobil Mitsubishi L300. Hingga terjadi tabrakan.

“Akibatnya dua orang di mobil Toyota Avanza tewas dan di Mitsubitshi L300 dua orang tewas anak-anak. Tiga lainnya menjalani perawatan intensif karena luka berat,” ujar AKBP Bayu Dewantoro, SIK, MM.

Almahum Vivi Minta Melihat Kuburan

Dua korban kecelakaan di Jalan Umum Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri, Rabu (24/1) sekitar pukul 16.00 WIB lalu. Yakni Vivi (8) dan Atika (3) warga Desa Q1 Tamba Asri Kecamatan Tugumulyo, dimakamkan oleh pihak keluarga dan masyarakat di TPU Desa Tamba Asri, Kamis (25/1/2018) sekira pukul 10.00 WIB.

Pantauan di rumah duka di Simpang Tiga Tamba Asri. Suasana duka masih sangat terasa pihak keluarga dan masyarakat sekitar masih berada di rumah duka. Karena, pemilik rumah pasangan suami istri yakni Baidowi (45) dan istri Ariyati (40) dan Sulton (10) masih dirawat di Rumah Sakit Siti  Aisyah Kota Lubuklinggau.

Suasana dirumah duka pengemudi Mitsubitshi L300 di Tamba Asri pasutri Baidowi dan Aryati. Keduanya masih menjalani perawatan intensif di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.

Intan (13) anak sulung korban mengaku tidak ada firasat ataupun apa-apa tidak ada. Sebelumnya masih biasa-biasa saja. Tidak ikut kondangan karena ikut Eskul di sekolah.

Menurutnya, ada kenangan satu minggu yang lalu oleh adiknya almarhumah Vivi. Di mana almarhumah pernah meminta untuk melihat kuburan. “Seminggu lalu adek ngomong. Mbak aku belum pernah lihat kuburan. Ayo kawani aku ke kuburan,” ucap Intan seraya menunjukkan adiknya.

Sementara itu, Udi (34) keponakan korban mengatakan paman beserta bibi mau pergi kondangan di tempat keluarga yang baru melahirkan. “Paman itu bawa kendaraan pelan-pelan. Apalagi kondisi baru selesai hujan. Paman ngomong di rumah sakit melihat mobil Avanza itu ngebut hebdak nabrak dia. Lalu, mobil direm dan tidak bisa ngelak lagi. (Baru) Sadar setelah terjepit seperti itu,” kata Udi di rumah duka. #gky

Dua anak pasutri Baidowi dan Aryati yang tewas dalam laka lantas maut tersebut yakni Vivi (jilbab ungu) dan Atika yang paling kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here