Kebakaran Hebat di Lorong Manggis, 54 KK Kehilangan Tempat Tinggal

63
Warga saat melihat dengan cemas kebakaran yang tak jauh dari tempat tinggalnya. (Foto: Facebook.com)

Palembang, Sumselsatu.com – Lama tak terdengar beritanya, si jago merah kembali mengamuk di lokasi padat penduduk. Kebakaran besar menghanguskan puluhan rumah di Lorong Manggis RT 05 RW 01 Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu 1 (SU 1) Kota Palembang, Rabu (7/6/2017) sekitar pukul 10 pagi.

Pantauan di lapangan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang mengerahkan sebanyak 17 unit Mobil Pemadam Kebakaran ke lokasi tersebut untuk memadamkan api. Setelah berjuang selama lebih dari 3 jam, api berhasil dipadamkan.

“Kami terpaksa kerahkan mobil kebakaran hampir dari seluruh kecamatan. Pasalnya, di sini pada tahun 2004 pernah terjadi kebakaran besar,” terang Edison, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang saat dimintai keterangan.

Dikatakannya, setelah mendapat informasi, pihaknya tidak mau mengambil resiko dan langsung bergerak dengan armada damkar yang dimiliki. “Proses selanjutnya adalah pendinginan yang memakan waktu lebih lama karena sampai api yang paling kecilpun harus mati,” tegasnya.

Sementara itu, dari pihak Kecamatan Seberang Ulu 1 menaksir, kebakaran yang terjadi di Lorong Manggis tersebut, telah menghanguskan 23 rumah. Kebanyakan bangunan yang terbakar tersebut berupa bedeng sewa dengan koban 54 kepala keluarga.

“lni data awal yang kami peroleh dari RT, untuk lebih validnya akan kami data ulang setelah pendinginan oleh Dinas Pemasam Kebakaran. Mengenai asal api kami belum mengetahui, menunggu dari pihak kepolisian. Untuk korban jiwa tidak ada namun yang pasti korban harta benda,” ujar Novran Hansya Kurniawan, Camat SU 1.

Dikatakannya, untuk korban pihaknya akan lakukan tanggap darurat dengan mendirikan posko di tempat yang strategis dan memberikan batuan tanggap darurat dari Walikota melalui Dinas Sosial.

Asal api sendiri, menurut keterangan saksi diduga berasal dari dapur rumah salah seorang warga. (red/*) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here