Media Asing Soroti Provinsi Sumsel, Gubernur Pamer JSC

    29
    Gubernur Sumsel Alex Noerdin saat berbincang dengan wartawan asing.

    Palembang, SumselSatu.com

    Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) saat ini memang menjadi perbincangan baik nasional maupun international. Terbukti sejak ditunjuknya provinsi ini menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018 mendatang, tamu-tamu dari negara sendiri maupun luar tak henti-hentinya, terus berdatangan.

    Menariknya lagi, kemarin Jumat (17/11/2017) di Griya Agung, Provinsi Sumsel kedatangan jurnalis dari negara Kuwait untuk menyoroti keunggulan-keunggulan Sumsel baik itu dari tempat penyelenggaraan pesta olaharaga international tersebut maupun keindahan pariwisatanya.

    Jurnalis dari negara Timur Tengah tersebut disambut langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Dalam bincang-bincang dengan jurnalis media asing, Alex pamerkan kawasan wisata olahraga terletak dalam satu hamparan yang menjadi kebanggaan Provinsi Sumsel yakni Jakabaring Sport City.

    Mulai dari keunggulan venue yang terintegrasi dan bertaraf international, dilanjutkan penayangan dengan video progres Jakabaring sejak masih tanah rawa hingga menjadi semenakjubkan sekarang.

    Dalam paparannya Alex mengatakan, Tidak heran Sumsel menjadi lirikan dunia, sebab Sumsel dengan semangat dan motivasi paling kuat, bukan provinsi terkaya namun mampu membangun infrastruktur besar-besaran mulai dari Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, pembangunan fly over, pembangunan ruas jalan tol, penambahan jembatan musi, di mana biaya tersebut mencapai puluhan triliun.

    “Jadi patut mendapat apresiasi dari siapapun yang ingin kenal dengan Sumsel bahkan bukan sekedar kenal, namun mencintai provinsi lumbung energi ini,” tuturnya.

    Menurutnya, Provinsi Sumsel juga merupakan provinsi yang tidak saja menggiatkan urusan dunia, namun juga menggiatkan pada urusan akhirat.

    Faktanya, Bumi Sriwijaya ini miliki Kawasan Terpadu Embarkasi Haji yang dilengkapi Kabah ukuran sebenarnya, Lintasan Sa’i, latihan melempar jumroh, mock-up pesawat, Museum Islam, dan hotel syariah.

    Untuk Lintasan Sa’i antara bukit Safa dan Marwa sepanjang 450 meter dengan suasana lintasan sai seperti bentuk sebenarnya dan dengan interior menyerupai seperti yang ada di komplek Masjidil Haram.

    “Kami bangga punya ini, Kuwait saja tidak punya kan,” tuturnya.

    Di akhir paparannya, pelopor sekolah gratis ini membuat jurnalis media asing tersebut berdecak kagum dengan menayangkan video Masjid Raya Sriwijaya, di mana ia nyatakan masjid tercantik di Asia.

    “Asian Games itu untuk penggerak perekonomian yang akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat, rasakan sendiri,” tambahnya.

    Hasil dari pertemuan ini sendiri tertuang Kuwait berencana akan berinvestasi di Provinsi Sumsel, dan akan membantu pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

    “Silakan saja kalau mau membantu, berapapun besarannya kami terima dengan senang hati,” pungkasnya. #ard

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here